UMKM berbasis olahan singkong memainkan peran strategis dalam penguatan ekonomi lokal sekaligus berkontribusi pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Produk unggulannya memiliki potensi pasar yang luas, baik domestik maupun internasional. Namun demikian, keterbatasan inovasi dan praktik produksi berkelanjutan masih menjadi tantangan utama yang menghambat pengembangan daya saing UMKM. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada penguatan green innovation dalam ekosistem UMKM olahan singkong dengan menekankan praktik produksi ramah lingkungan, efisiensi energi, serta transformasi digital melalui pemanfaatan e-commerce dan media sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang memposisikan UMKM sebagai mitra aktif dalam seluruh tahapan kegiatan. Melalui pendekatan partisipatif ini, kegiatan pengabdian menghasilkan peningkatan efisiensi produksi, penguatan identitas merek berbasis nilai keberlanjutan, serta perluasan akses pasar melalui kanal digital. Rekomendasi berkelanjutan mencakup pelatihan berbasis praktik, kolaborasi multi-stakeholder, serta integrasi digitalisasi sebagai strategi peningkatan daya saing UMKM olahan singkong menuju kesiapan pasar global.
Copyrights © 2025