Pada era digital saat ini, teknologi berkembang sangat pesat, termasuk dalam sistem pembayaran. Penggunaan uang tunai mulai digantikan oleh pembayaran digital yang lebih praktis dan efisien, salah satunya melalui Quick Response Indonesia Standard (QRIS). Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Batu Aji dengan responden pelaku UMKM. Jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur persepsi keamanan, kemudahan, manfaat, dan kepercayaan terhadap penggunaan QRIS. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi dan koefisien determinasi (R²). Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi keamanan secara parsial mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat pelaku UMKM pengguna alat QRIS, (2) persepsi kemudahan tidak memiliki pengaruh terhadap minat pelaku UMKM pengguna alat QRIS, (3) persepsi manfaat tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap minat pelaku UMKM pengguna alat QRIS, (4) persepsi kepercayaan memiliki pengaruh terhadap minat pelaku UMKM pengguna alat QRIS yang terfokus di kecamatan batu aji (5) keamanan, kemudahan, manfaat dan kepercayaan secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel minat pengguna alat QRIS pelaku UMKM kuliner.
Copyrights © 2025