Ulkus kaki diabetic salah satu komplikasi kronik dari penyakit DM type 2, dapat menyebabkan bau, ulkus, infeksi, ganggren, amputasi, dan kematian. Penggunaan balutan Gula halus dan lidah buaya sebagai terapi sejak dahulu, kandungan sukrosa dalam gula mampu memberikan efek osmotik yang berkaitan dengan aktivitas air dan dapat mengontrol tumbuhnya bakteri. Lidah buaya dapat menyerap secara baik, sehingga mampu menghilangkan slough dari permukaan kulit untuk menjaga kelembaban luka. Tujuan dari penilitaian ini untuk memperbaiki strukur luka dan menghilangkan slough secara cepat dengan teknik kesimbangan kelembaban. Metode penelitian ini adalah Pra- Eksperiment dengan One Group Pra-Postest Design, sampel berpasangan sehingga menggunakan uji T dependent t test. Luka ulkus Diabetes Mellitus diukur menggunakan lembar observasi BWAT (The Bates-Jensen Wound Assessment Tool) mengukur score luka dengan therapy gula halus dan lidah buaya. Hasil penelitian didapatkan kondisi luka Ulkus DM sebelum dan setelah pemberian therapy gula halus dengan nilai p value 0,000 0,005. Sehingga didapatkan ada pengaruh kondisi luka ulkus diabetes mellitus sebelum pemberian therapy gula halus dan lidah buaya dan sesudah pemberian therapy gula halus dan lidah buaya untuk menghilangkan slough dan meningkatkan granulasi pada luka ulkus diabetes mellitus.Kata Kunci : Diabetes Militus, Gula Halus, Lidah Buaya
Copyrights © 2024