cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 530 Documents
PERBEDAAN BERAT BADAN, KOLESTEROL, DAN GULA DARAH PUASA AKSEPTOR SUNTIK HORMONAL Alfie Ardiana Sari; Nur Rahmawati Sholehah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1248

Abstract

Latar Belakang : Metode kontrasepsi suntik merupakan kontrasepsi yang paling banyak  diminati, sebanyak 157.734 (42,14%) akseptor di Yogyakarta. Kontrasepsi ini termasuk metode  hormonal yang memiliki efektifitas tinggi untuk mencegah kehamilan. Kontrasepsi suntik terdiri atas dua jenis yaitu, Depo Medroksi Progesteron Asetat (DMPA) yang mengandung hormone sintetik progesterone saja dan kombinasi yang mengandung hormone estrogen dan progesterone.  Efek samping kontrasepsi hormonal DMPA dan kombinasi yang umum terjadi adalah kenaikan  berat badan. Efek samping lain yang cukup mengkhawatirkan yaitu gangguan pada kadar gula darah. Selain berefek samping terhadap gula darah, kontrasepsi DMPA dan kombinasi juga bisa  menyebabkan kenaikan profil lipid salah satunya kolesterol.Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan berat badan, kolesterol, dan gula darah puasa akseptor kontrasepsi Depo Medroksi Progesteron Asetat dan kombinasi terhadap di PMB Appi Amelia Kasihan Bantul YogyakartaMetode : Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan desain penelitian post test two group design. Dengan jumlah sampel 32 responden, masing-masing 16 responden untuk kelompok suntik DMPA dan  suntik kombinasi, pengambilan sampel menggunakan simpel random sampling. Analisis data menggunakan uji Mann WithneyHasil Penelitian : Nilai P Value ditunjukkan oleh nilai Asimp. Sig. Apabila nilai P Value Batas kritis penelitian maka keputusan hipotesis adalah menolak H1 dan menerima H0 atau yang berarti tidak ada perbedaan. Untuk P Value Kolesterol 0,964 0,05, GDP 0,07 0,05, dan BB 0,2930,05, sehingga disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan antara jenis kontrasepsi DMPA dan Kombinasi terhadap Berat Badan, Gula Darah Puasa, dan KolesterolKesimpulan dan Saran : Penelitian ini tidak ada perbedaan antara suntik DMPA dengan kombinasi pada kadar gula darah puasa, kolesterol dan berat badan akseptornya, Berdasarkan hasil penelitian ini bahwa efek dari kontrasepsi hormonal memang memiliki potensi terhadap gangguan metabolisme yang berakibat pada kesehatan tubuh, akan tetapi dengan pola aktivitas hidup sehat yang rutin dilakukan yang tentu dapat mengurangi risiko tersebut.
APLIKASI RELAKSASI NAFAS DALAM SEBAGAI UPAYA PENURUNAN SKALA NYERI MENSTRUASI (DISMENORRHEA) PADA SISWI MTS. IBTIDAUL FALAH SAMIREJO DAWE KUDUS TAHUN 2013 Noor Azizah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dismenore atau nyeri menstruasi merupakan nyeri menusuk yang terasa di perut bagian bawah dan  paha,  hal  ini  terjadi  akibat  ketidakseimbangan  hormon  progesteron  dalam  darah  sehingga mengakibatkan rasa nyeri timbul. Hampir seluruh perempuan dan juga termasuk di dalamnya remaja putri pasti pernah merasakan gangguan pada saat menstruasi berupa nyeri menstruasi (dysmenorrhea) dengan berbagai tingkatan, Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  pengaruh  Relaksasi  nafas  dalam  terhadap penurunan skala nyeri menstruasi. Desain penelitian pre experimental, pre-post test one group design. Sampel penelitian adalah 25 siswi yang telah  mengalami  menstruasi dan nyeri  haid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar usia responden 13 tahun (56%), usia menarche sebagian besar usia 10 tahun (44%). Pengetahuan tentang menstruasi dengan kategori cukup 48% dan kategori kurang 44%. Hasil uji wilcozon nilai z – 4,472 (p0,05) ada perbedaan yang bermakna penurunan skala nyeri sebelum dilakukan relaksasi dan setelah dilakukan relaksasi. Rata-rata skala nyeri sebelum dilakukuan relaksasi 4,52 dan setelah dilakukan relaksasi 2,56. Hal ini menunjukkan ada pengaruh yang signifikan terhadap  penurunan  skala  nyeri  remaja.  Disarankan  bagi  pendidikan  dapat  memberikan  informasi sehingga nyeri haid tidak mengganggu aktifitas pembelajaran.
MANAJEMEN BANGKITAN EPILEPSI: LITERATURE REVIEW Arif Hidayatullah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.690

Abstract

Pendahuluan: Epilepsi merupakan kejadian sementara dari tanda-tanda atau gejala yang disebabkan oleh aktivitas neuronal yang berlebihan atau sinkron yang abnormal di otak. Adanya epilepsi akan memberikan dampak terhadap perubahan kualitas hidup penderita. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui manajemen epilepsi dalam mencegah bangkitan epilepsi.Metode: Metode penelitian yang digunakan penulis adalah literature review dengan menggunakan beberapa database dalam mencari sumber literatur yang akan dikaji yaitu Web Mail, Science Direct, Scopus dan Pro Quest dimulai dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2018. Didapatkan 25 artikel yang membahas mengenai manajemen bangkitan pada pasien epilepsi.Hasil:Ada beberapa skill manajemen epilepsi, yaitu manajemen jangka pendek berupa pengenalan tanda-tanda awal bangkitan epilepsi dan manajemen jangka panjang berupa medikasi (obat anti epilepsi), pembatasan aktifitas fisik, kualitas tidur yang adequat, konsumsi diit ketogenik, manajemen emosional dan stress, larangan konsumsi alkohol, dan menghindari pencahayaan yang berlebihan.Kesimpulan:Manajemen epilepsi jangka pendek dan jangka panjang dapat mencegah terjadinya bangkitan epilepsi. 
HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DAN FUNGSI KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DI POSYANDU SEROJA DESA SAMBIYAN REMBANG Anny Rosiana Masithoh; Ummi Kulsum; Feronika Parastuti; Ika Widiowati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1320

Abstract

Abstrak Latar Belakang :Dampak utama peningkatan lansia ini adalah peningkatan ketergantungan lansia, untuk itu diharapkan lansia dapat memiliki kualitas hidup yang baik dan dapat hidup mandiri sehingga bisa mengurangi angka ketergantungan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas hidup lansia adalah interaksi sosial dan  fungsi keluarga. Interaksi sosial memainkan peranan amat penting pada kehidupan lanjut usia. Hal ini dikarenakan pada usia lanjut, para lanjut usia mengalami penurunan kemampuan tubuh dan panca indera. Fungsi keluarga sangat efektif dalam meningkatkan kualitas hidup dan meningkatkan status kesehatan individu di masyarakat pada lansia. Tujuan :Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Interaksi Sosial dan Fungsi Keluarga dengan Kualitas Hidup pada Lansia di Posyandu Seroja Desa Sambiyan Rembang. Metode :Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Metode penelitian analitik dengan Pendekatan Cross Sectional. Aadapun teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah metode Simple Random Sampling dengan jumlah populasi di desa sebanyak 70 dan sampel sebanyak 60 responden. Analisa bivariat menggunakan uji spearman rho dan instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Hasil :Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara interaksi sosial dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Sambiyan Rembang karena nilai p-value 0.003 (α = 0.05). Ada hubungan antara fungsi keluarga dengan kualitas hidup pada lansia di Desa Sambiyan Rembang karena nilai p-value 0.003 (α = 0.05). Kesimpulan :Ada hubungan antara interaksi sosial dengan kualitas hidup pada lansia di Posyandu Seroja Desa Sambiyan Rembang. Ada hubungan antara fungsi keluarga dengan kualitas hidup pada lansia di Posyandu Seroja Desa Sambiyan Rembang.Kata Kunci : Interaksi Sosial, Fungsi Keluarga, Kualitas Hidup Abstract  Background:The main impact of this increase in the elderly is an increase in the dependence of the elderly, for that it is hoped that the elderly can have a good quality of life and can live independently so that they can reduce the number of dependence. The factors that affect the quality of life of the elderly are social interactions and family functions. Social interaction plays a very important role in the life of the elderly. This is because in old age, the elderly experience a decrease in the ability of the body and the five senses. Family function is very effective in improving the quality of life and improving the health status of individuals in the community in the elderly. Objective: Thepurpose of this study was to determine the relationship between social interaction and family function with quality of life in the elderly at the Seroja Posyandu, Sambiyan Village, Rembang. Methods:This study uses quantitative research methods. Analytical research method with Cross Sectional Approach. The sample collection technique used is the Simple Random Sampling method with a population of 70 villages and a sample of 60 respondents. Bivariate analysis using Spearman Rho test and the instrument used is a questionnaire sheet. Results:The results showed that there was a relationship between social interaction and quality of life in the elderly in Sambiyan Village, Rembang because the p-value was 0.003 (α = 0.05). There is a relationship between family function and quality of life in the elderly in Sambiyan Village, Rembang because the p-value is 0.003 (α = 0.05). Conclusion :There is a relationship between social interaction and quality of life in the elderly at the Seroja Posyandu, Sambiyan Village, Rembang. There is a relationship between family function and quality of life in the elderly at the Seroja Posyandu, Sambiyan Village, Rembang.Keywords : Social Interaction, Family Function, Quality of Life.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN “SELFCARE BEHAVIOR” PADA ANAK USIA SEKOLAH DENGAN TALASEMIA MAYOR DI RSUPN. DR. CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA 2010 Indanah Indanah; Krisna Yetti; Luknis Sabri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian mendapatkan gambaran “faktor-faktor berhubungan dengan Selfcare Behavior anak usia sekolah dengan talasemia mayor”. Penelitian  merupakan penelitian cross sectional. Hipotesa yang dibuktikan adalah “Adanya hubungan antara Pengetahuan, Dukungan Sosial, Status Kesehatan, Usia, Jenis Kelamin, Lamanya Sakit dengan Selfcare behavior Anak Usia Sekolah dengan Talasemia Mayor”. Sampel penelitian  adalah pasien usia sekolah dengan talasemia mayor di RSUPN. Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, sejumlah 131 pasien. Instrumen berupa instrument pengetahuan, dukungan sosial, status kesehatan dan instrument selfcare behavior. Hasil menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan, dukungan sosial dengan selfcare behavior, dengan pengetahuan yang paling dominan.  Penelitian ini merekomendasikan untuk meningkatkan pendidikan kesehatan tentang talasemia.
PENGARUH HEAD MASSAGE THERAPY TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Noor Chandiq Kurniawan; Novi Tiara
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2200

Abstract

AbstrakTahun 2020 jumlah lanju usia diperkirakan mencapai angka 28,8juta orang dengan umur harapan hidup 71,7tahun. Penuaan tidak dapat dihindari dan terjadi perubahan seiring dengan bertambahnya usia sehingga mengakibatkan penyakit yang menyertainya. Penyakit Hipertensi sebagai penyebab utama kematian dini di dunia. Di tahun 2020 sekitar 1,56 miliar orang dewasa akan hidup dengan hipertensi. mencegah terjadinya komplikasi yang diakibatkan hipertensi maka perlu adanya pengelolaan yang tepat dengan pendekatan non farmakologi salah satunya aktivitas fisik dengan relaksasi dan massage. Head massage bisa memberikan efek relaksasi dikarenakan sentuhan pada permukaan kulit bisa memperlancar peredaran darah, konsentrasi meningkat dan merangsang pelepasan hormon endorphin secara alami. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh Head Massage Therapy terhadap penurunan tekanan darah pada lanjut usia. Jenis penelitian quasi eksperimen. Metode pendekatan cross sectional. Populasi 52 lansia, sampel 38 responden dengan Simple randomsampling. Analisa data menggunakan uji univariat dan bivariat dengan uji paired sample t-test. Hasil Penelitian pengaruh head massage therapy terhadap penurunan tekanan darah pada lansia di Desa Tasik Agung Rembang yaitu pvalue=0,000 sehingga disimpulkan ada pengaruh head massage therapy terhadap penurunan tekanan darah pada lanjut usia di Desa Tasik Agung Rembang.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAKSANAAN TIMBANG TERIMA PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PARIAMAN 2016 Dini Qurrata Ayuni; Almahdy Almahdy; Esi Afriyanti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.605

Abstract

Abstrak Timbang terima adalah komunikasi oral dari informasi tentang pasien yang dilakukan oleh perawat pada pergantian shift jaga. ketidak akuratan informasi dalam melakukan timbang terima dapat menimbulkan dampak yang serius pada pasien, hampir 70% kejadian yang menyebabkan kecacatan atau kematian disebabkan karena buruknya komunikasi. Peneltian bertujuan mengetahui faktor – faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan timbang terima pasien. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Penelitian dilakukan di RSUD Pariaman Sampel 86 perawat dengan teknik pengambilan sampel Total sampling. Penelitian dilakukan bulan Juni 2016. Peneltian menggunakan kuesioner, analisa data menggunakan univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian faktor pengetahuan rendah (57,0%), dengan Sikap perawat pelaksana  baik (61,6%), (59,3 %) mendapat dukungan dari pimpinan. (60,5 %) tidak mendapat dukungan dari teman sejawat. sebagian besar dari perawat (65,3 %) kurang baik dalam pelaksanaan timbang terima pasien. Ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan dukungan teman sejawat dengan  pelaksanaan timbang terima, tidak ada hubungan yang bermakna antara sikap dan dukungan pimpinan dengan pelaksanaan timbang terima. Pengetahuan lebih dominan berhubungan dengan pelaksanaan timbang terima pasien. Saran untuk pelayanan keperawatan agar melakukan audit keperawatan tentang kualitas pelaksanaan timbang terima dan melakukan supervisi berjenjang pada semua aspek dalam pelaksanaan timbang terima. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Dukungan Pimpinan,dukungan teman sejawat, pelaksanaan timbang terima ABSTRAKWeighing is oral communication from information about patients performed by nurses at the turn of the shift. inaccurate information in weighing up can have a serious impact on patients, almost 70% of events that cause disability or death are caused by poor communication. The research aims to find out the factors that are related to the implementation of patient weighing. The design of this study was cross sectional. The study was conducted in RSUD Pariaman. Samples were 86 nurses with a total sampling technique. The study was conducted in June 2016. The study used a questionnaire, data analysis using univariate, bivariate and multivariate. The results of the study of knowledge factors were low (57.0%), with the attitude of nurses implementing good (61.6%), (59.3%) receiving support from the leadership. (60.5%) did not receive support from colleagues. most of the nurses (65.3%) were not good at implementing patient weighing. There is a meaningful relationship between knowledge and support of peers with the implementation of the weighing scale, there is no meaningful relationship between the attitude and support of the leadership with the implementation of the weighing scale. Knowledge is more dominant related to the implementation of patient weighing. Suggestions for nursing services in order to conduct a nursing audit about the quality of implementation of weighing scale and conducting tiered supervision on all aspects of the implementation of weighing scale. Keywords: Knowledge, Attitude, Leadership Support, peer support, implementation of weighingDaftar pustaka : 72 (2000 – 2015) 
Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pemberian ASI eksklusif di puskesmas antang kota Makassar Nur Azizah; Indriani Indriani; Subriah Subriah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1118

Abstract

ASI adalah sumber nutrisi atau makanan terbaik untuk bayi, khususnya pada hari-hari kehidupanpertama hingga berusia 6 bulan, yang dimana pemberiannya sangat mudah dan murah secara alami tanpamemerlukan biaya yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-Faktor yangBerpengaruh Terhadap Pemberian ASI Eksklusif Di Puskesmas Antang Kota Makassar. Jenis penelitianini yaitu penelitian survey analitik dengan menggunakan metode "cross sectional study ". Teknikpengambilan sampel dalam penelitian ini adalah "simple random sampling" dengan jumlah sampelsebanyak 49 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2021. Analisis statistik yangdigunakan dalam penelitian ini adalah statistik Chi-Square α = 0,05. Hasil penelitian diketahui bahwa phinilai signifikansi pengetahuan p=1,000 (p0,05), paritas p=0,115 (p0,05), pekerjaan p =0,336 (p0,05),sosial budaya p=0,466, usia p=1,000 (p0,05). Sehingga diketahui bahwa pengetahuan, paritas,pekerjaan, sosial budaya, dan usia tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan pemberian ASIEksklusif. Oleh karena itu, disarankan bagi bagi pihak puskesmas agar tetap mempertahankan kondisiyang mendukung ibu-ibu untuk menyusui secara eksklusif dengan melakukan komunikasi interpersonalserta meningkatkan frekuensi dari yang sudah ada dalam kegiatan penyuluhan ASI Eksklusif melaluiposyandu. Dan dari hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi ibu menyusui, peneliti, dan bagipuskesmas.
DAMPAK ANEMIA KEHAMILAN TERHADAP PERDARAHAN POST PARTUM Indah Risnawati; Allania Hanung PSN
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdarahan postpartum akibat Atonia uteri  merupakan salah satu penyebab terbesar pada kematian ibu di Indonesia. Hal  ini diperberat dengan  kondisi ibu hamil yang mengalami anemia saat kehamilannya, anemia dalam kehamilan yang sering disebabkan oleh defisiensi zat besi prevalensinya masih cukup tinggi di Indonesia. Anemia dalam kehamilan yang merupakan rendahnya kadar hemoglobin dalam darah diduga menjadi faktor yang dapat memengaruhi terjadinya perdarahan postpartum.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan jumlah perdarahan postpartum pada ibu hamil yang menderita anemia dan tidak anemia, subjek dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang akan melahirkan di 2 BPM yaitu BPM Rohmah dan Sri Mulyani, dengan metode cross sectional yaitu dengan mengukur kadar hemoglobin ibu saat awal proses persalinan dan mengukur jumlah perdarahan  2 jam postpartum dengan jumlah kehilangan darah menggunakan bengkok dan  mengukur tekanan darah systole dan diastole kemudian hasil dari 2 pengukuran akan dianalisis.Pada penelitian didapatkan hasil tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara anemia dan perdarahan, perdarahan dan penurunan tekanan darah, karena responden pada penelitian ini hanya ditemukan anemia ringan. Peningkatan deteksi  anemia pada ibu hamil sedini mungkin menjadi salah satu upaya menurunkan kematian ibu akibat perdarahan post partum.
PIJAT OKE (OKSITOSIN KOMBINASI ENDORPHIN) MAMPU MENINGKATKAN PRODUKSI ASI IBU NIFAS Indanah Indanah; Sri Karyati; Fadhilah Sekar Aji Widyawati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.1966

Abstract

Makanna terbaik untuk bayi sampai usia dua tahun adalah Air Susu Ibu (ASI). Produksi ASI yang kurang optimal dan lancer merupakan salah satu penyebab mengapa bayi baru lahir tidak diberikan ASI secara Eksklusif. Pemberian ASI secara Eksklusif selama 6 bulan metrupakan nutrisi terbaik untuk bayi. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan memberikan pijatan yang merangsang produksi oksitosin dan endorfin  sehingga merangsang produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Pijat OKE ( Oksitosin Kombinasi Endorfin)  terhadap produksi ASI pada ibu di Desa Jati Wetan Wilayah Puskesmas Jati Kabupaten Kudus.Penelitian dilakukan dengan design penelitian kuantitatif dengan metode quasi exsperiment   dengan 12 ibu sebagai responden. Data yang diperoleh di lakukan Analisa dengan menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test  dan diperoleh hasil tidak ada perbedaan yang signifikan antara pemberian pijat OKE dengan pijat Oksitosin saja namun  untuk kelompok responden yang diberikan pijat OKE terdapat perbedaan produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan pijat OKE dengan nilai p ; 0,025 (α: 0,05) dan menunjukkan nilai p value yang lebih kecil di bandingkan responden yang diberikan pijat oksitosin saja  ( pvalue ; 0,046; α: 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini Pijat OKE efektif untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. 

Page 1 of 53 | Total Record : 530


Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue