Osteoarthritis adalah penyakit sendi degeneratif yang menyerang tulang rawan sendi. Prevalensi osteoarthritis sebesar 9,6% untuk pria dan 18,0% wanita di atas usia 60 tahun. 80% penderita osteoarthritis akan mengalami keterbatasan gerak, dan 25% tidak dapat melakukan aktivitas utama kehidupan sehari-hari. Osteoarthritis dapat memperburuk kondisi fisik dan mental pasien, membatasi kemampuan mereka untuk menjalani kehidupan yang mandiri, dan memperburuk kesejahteraan mereka secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, obesitas, dan aktivitas fisik dengan osteoarthritis di poli rawat jalan rumah sakit PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan jenis penelitian analitik korelasi. Populasinya yaitu pasien yang menderita osteoarthritis sebanyak 58 pasien. Sampel sebesar 46 responden melalui teknik pusposive sampling. Instrumen menggunakan Kuesioner IPAQ (International Physical Activity Questionnare) dan Kuesioner WOMAC (Western Ontario and McMaster University Osteoarthritis Index). Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan usia (0,031), obesitas (0,000) dan aktifitas fisik (0,016) dengan kejadian osteoarthritis di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara.
Copyrights © 2025