Emesis gravidarum merupakan keluhan umum yang sering dialami ibu hamil trimester pertama, dan dapat berkembang menjadi hiperemesis gravidarum sehingga meningkatkan risiko kehamilan. Jika hal ini terjadi terus menerus dapat menyebabkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh penderita alkoholisme hipokloremik. Untuk mengurangi mual muntah salah satunya dengan cara penanganan non farmakologis yaitu akupresur di titik P6 dan pemberian aromaterapi peppermint. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode quasy eksperimen One Group Pretest Posttest Design. Jumlah sample 18 responden dari populasi ibu hamil trimester 1 di Puskesmas Banyuputih dengan teknik purposive sampling. Instrument yang digunakan kuesioner PUQE 24, diukur sebelum dan sesudah dilakukan intervensi Penekanan titik P6 dengan ibu jari sedalam 1-2 cm di berikan selama 5 menitĀ dengan kombinasi pemberian aromaterapi peppermint yang diberikan selama 10 menit melalui difusser selama 1 hari dipagi hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan uji statistik non-parametrik Wilxocon diperoleh hasil p-value = 0,000 ( 0,05) sehingga disimpulkan bahwa ada pengaruh Efektifitas Kombinasi Akupressure P6 dan Aromaterapi Peppermint Terhadap Intensitas Mual Muntah Pada Ibu HamilĀ Trimester I Di Puskesmas Banyuputih.
Copyrights © 2024