Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan manajerial pada Kelompok Usaha Keripik Singkong AKONG yang belum memiliki struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan yang jelas, sehingga tugas antaranggota berjalan tumpang tindih dan koordinasi tidak efektif. Permasalahan ini penting ditangani karena kapasitas sumber daya manusia merupakan penentu keberlanjutan usaha rumah tangga. Kegiatan dilakukan melalui survei kebutuhan, pelatihan berbasis experiential learning, pendampingan penyusunan struktur organisasi, serta perumusan deskripsi pekerjaan dan Key Performance Indicator (KPI). Hasil menunjukkan perbaikan pada seluruh aspek manajerial Mintzberg, meliputi pembagian kerja, mekanisme koordinasi, dan kejelasan peran. Setiap jabatan juga mengalami peningkatan kinerja: rapat evaluasi ketua meningkat menjadi 2–3 kali per bulan, bendahara mencatat seluruh 3 transaksi bulanan secara lengkap, produksi menghasilkan 10–35 kg produk layak jual per sesi, pemasaran membuat 2–3 konten per minggu, dan penjualan memperoleh 15 pelanggan baru. Intervensi ini efektif memperkuat tata kelola UMKM dan berpotensi direplikasi pada konteks serupa.
Copyrights © 2025