Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Emping Singkong: Diversifikasi Produk Olahan Singkong sebagai Upaya untuk Pemberdayaan Kelompok Usaha Hasil Pertanian di Desa Cibodas July Esther Florencia Sihotang; Martdian Ratna Sari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7980

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Bogor, dengan fokus diversifikasi produk singkong menjadi emping singkong. Diversifikasi produk menjadi salah satu solusi dikarenakan penjualan tepung mocaf sebelumnya kurang sesuai dengan pasar lokal, sementara emping lebih populer, ekonomis, dan berpotensi diterima masyarakat desa. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menghasilkan produk emping singkong siap jual melalui pelatihan produksi dan pendampingan, serta meningkatkan pendapatan pelaku usaha. Metode pelaksanaan mencakup survei lapangan, observasi, pendampingan intensif selama 14 hari, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan produksi dan pengelolaan keuangan. Pengetahuan peserta meningkat 21% dari pre-test ke post-test. Dari sisi penjualan, target awal 10 pack meningkat menjadi 54 pack ukuran 125 gram dan 6 pack ukuran 250 gram dengan keuntungan bersih Rp193.050. Program ini terbukti menambah nilai komoditas singkong, membuka peluang usaha baru, dan memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
Pelatihan dan Pendampingan Literasi Keuangan: Menuju Pengelolaan Keuangan UMKM Azeka Printing yang Sistematis Dewi Khoirunnisa Sirait; Martdian Ratna Sari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.7984

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Azeka Printing, sebuah usaha mikro di Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, yang menjadi permasalahan utama berupa minimnya literasi keuangan dan tidak adanya pencatatan usaha yang sistematis. Sehingga, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha dalam mengelola keuangan usaha, agar didapatkan kinerja keuangan usaha yang optimal. Kegiatan dilakukan melalui survei awal, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi yang berfokus pada pemisahan keuangan pribadi dan bisnis, pencatatan transaksi, perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP), serta analisis sederhana laba-rugi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman pelaku usaha, dengan kenaikan skor post-test sebesar 38% dibandingkan pre-test. Selain itu, pelaku usaha mulai menerapkan pencatatan keuangan secara real-time, melakukan evaluasi target penjualan, serta menetapkan harga berdasarkan perhitungan data faktual. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi keuangan dalam mendukung keberlanjutan usaha mikro serta kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan ekonomi lokal.
Identifikasi Pelanggan: Kunci Sukses Pengembangan Kompetensi Wirausaha Melalui Riset Pasar Martdian Ratna Sari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8395

Abstract

Riset pasar merupakan strategi bisnis yang efektif dalam meningkatkan kesuksesan bisnis, dengan memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan, seorang wirausaha dapat mengembangkan strategi pemasaran yang tepat sasaran. Permasalahan yang seringkali dihadapi oleh seorang wirausaha adalah tidak mampu mempertahankan penjualan, dan jika dianalisis lebih mendalam penjualan yang tidak bertahan dikarenakan kekeliruan dalam mengidentifikasi pelanggan. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, maka tujuan kegiatan PkM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan identifikasi calon pelanggan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode pelatihan yang disertai dengan demonstrasi dan praktik langsung untuk memberikan pembelajaran yang konkret dan meningkatkan keterampilan secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan peningkatan keterampilan, peserta mampu mencari dan mengidentifikasi 12 calon pelanggan yang berbeda. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan dengan experential learning (demonstrasi dan praktik langsung) dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan pelaku usaha dalam waktu yang lebih singkat.
Penguatan SDM UMKM Keripik Singkong AKONG - Cibodas Melalui Pembentukan Struktur Organisasi dan Penyusunan Deskripsi Pekerjaan Bunga Indah Permatasari; Martdian Ratna Sari
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8407

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan manajerial pada Kelompok Usaha Keripik Singkong AKONG yang belum memiliki struktur organisasi dan deskripsi pekerjaan yang jelas, sehingga tugas antaranggota berjalan tumpang tindih dan koordinasi tidak efektif. Permasalahan ini penting ditangani karena kapasitas sumber daya manusia merupakan penentu keberlanjutan usaha rumah tangga. Kegiatan dilakukan melalui survei kebutuhan, pelatihan berbasis experiential learning, pendampingan penyusunan struktur organisasi, serta perumusan deskripsi pekerjaan dan Key Performance Indicator (KPI). Hasil menunjukkan perbaikan pada seluruh aspek manajerial Mintzberg, meliputi pembagian kerja, mekanisme koordinasi, dan kejelasan peran. Setiap jabatan juga mengalami peningkatan kinerja: rapat evaluasi ketua meningkat menjadi 2–3 kali per bulan, bendahara mencatat seluruh 3 transaksi bulanan secara lengkap, produksi menghasilkan 10–35 kg produk layak jual per sesi, pemasaran membuat 2–3 konten per minggu, dan penjualan memperoleh 15 pelanggan baru. Intervensi ini efektif memperkuat tata kelola UMKM dan berpotensi direplikasi pada konteks serupa.
Penerapan Standar Operasional Prosedur dalam Produksi Keripik Singkong sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Produk July Esther Florencia Sihotang; Martdian Ratna Sari; Adha Fauziah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8414

Abstract

Keripik singkong merupakan salah satu produk olahan pangan lokal dengan potensi besar dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro di wilayah pedesaan. Namun, proses produksinya yang masih dilakukan secara konvensional menyebabkan mutu produk tidak konsisten. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi produksi kelompok usaha Keripik Singkong Akong, melalui penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta sistem checklist kebersihan dan proses produksi. Program dilaksanakan melalui tiga tahap: identifikasi masalah mitra, pelatihan berbasis praktik, dan pendampingan implementasi di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efektivitas sebesar ±25-30% dari target pada aspek mutu produk, efisiensi waktu, serta kapasitas produksi, yaitu dari rata-rata 15 kilogram menjadi 24 kilogram per batch. Selain itu, penerapan SOP juga meningkatkan kesadaran anggota terhadap pentingnya kebersihan dan pengendalian mutu. Program ini berkontribusi dalam membangun budaya kerja yang terstandar dan memberdayakan ibu-ibu rumah tangga untuk menghasilkan produk olahan lokal yang berkualitas dan berdaya saing.