Pestisida nabati adalah pestisida yang biasanya bahan-bahannya berasal dari tumbuhan liar atau dari bagian tumbuhan seperti daun, akar, batang dan buah. Bahan-bahan ini diolah dalam berbagai bentuk seperti bentuk tepung, ekstrak atau resin yang merupakan hasil pengambilan cairan metabolisme sekunder dari bagian tumbuhan yang digunakan sebagai pestisida. Penelitian ini merumuskan permasalahan yakni Bagaimana pengaruh kombinasi pestisida nabati terhadap mortalitas ulat grayak secara in vitro dan bagaimana pengaruh kombinasi pestisida nabati terhadap aktivitas makan ulat grayak secara in vitro. Percobaan pengaruh kombinasi pestisida nabati terhadap mortalitas ulat grayak secara in vitro ini merupakan percobaan yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan kombinasi pestisida nabati dimana setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali, Sehingga percobaan ini terdiri dari 24 unit perlakuan. Hasil yang diperoleh pada kombinasi pestisida nabati dengan konsentrasi P2 sebesar 1 ml dan P5 (8 ml) menunjukkan hasil yang lebih baik dari perlakuan kombinasi pestisida nabati lainnya. Kombinasi pestisida nabati dengan beberapa perlakuan efektif dalam menurunkan aktivitas makan ulat grayak secara nyata. Sedangkan kombinasi pestisida nabati dengan konsentrasi P4 (4 ml) menunjukkan hasil yang baik dari perlakuan kombinasi pestisida nabati lainnya.
Copyrights © 2025