Latar Belakang: Paparan paraquat menjadi suatu penyebab Oxidative stress yang akan berdampak pada morfologi sperma. Kemampuan aktivitas antioksidan ekstrak kecambah kacang hijau mampu mencegah terjadinya Oxidative stress akibat paparan paraquat. Tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian suplemen ekstrak kecambah kacang hijau terhadap morfologi sperma pada tikus galur wistar jantan yang diinduksi paraquat. Metode: True eksperimental, rancangan penelitian post test only control group design menggunakan sampel 25 ekor tikus wistar jantan dibagi 5 kelompok secara random. Penelitian selama 15 hari yaitu P0 pemberian pakan strandar, P1 pemberian paraquat 4 mg/g, P2 pemberian suplemen ekstrak kecambah kacang hijau dosis 21,6 mg/g dan paraquat 4 mg/g 6 hari, P3 pemberian suplemen ekstrak kecambah kacang hiaju dosis 43,2 mg/g dan paraquat 4 mg/g 6 hari, P4 pemberian suplemen ekstrak kecambah kacang hijau dosis 86,4 mg/g dan paraquat 4 mg/g 6 hari. Data dianalisis menggunakan Shapiro Wilk dan Levene Test, (P0.05) menggunakan One Way Anova dan Post Hoc LSD. Hasil: Uji post hoc LSD menunjukan P4 lebih tinggi secara signifikan P0,05 dalam meningkatkan morfologi sperma, kemudian disusul oleh kelompok P3, dan kelompok P2. Kesimpulan: Suplemen ekstrak kecambah kacang hijau meningkatkan morfologi sperma tikus wistar jantan yang diinduksi herbisida paraquat.
Copyrights © 2020