cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
jmi@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Medika Indonesia
ISSN : 27464946     EISSN : 27983854     DOI : http://doi.org/10.26751/jmi
Core Subject :
Jurnal Medika Indonesia merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian konseptual, dan telaah pustaka di bidang kesehatan dan kedokteran yang bertujuan mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pelayanan kesehatan berbasis bukti, khususnya dalam konteks Indonesia. Ruang lingkup jurnal ini meliputi kesehatan masyarakat, keperawatan dan kebidanan, ilmu kedokteran dasar dan klinis, gizi dan kesehatan, kesehatan lansia dan penyakit kronis, kesehatan mental dan psikologi kesehatan, pengobatan tradisional dan komplementer, serta pendidikan dan profesi kesehatan, dengan artikel yang diterbitkan berupa penelitian asli, artikel tinjauan, dan laporan kasus terpilih sesuai dengan kaidah ilmiah dan etika publikasi.
Arjuna Subject : -
Articles 38 Documents
PERBANDINGAN DAMPAK PEMBERIAN TABLET BESI DAN VITAMIN B12 DENGAN TABLET BESI DAN VITAMIN C PADA KADAR HEMOGLOBIN REMAJA PEREMPUAN Alifia Fatika Rahma; Muhammad Ridwanto; Noor Hidayah; Indanah Indanah; Purbowati Purbowati
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 5, No 2 (2024): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v5i2.2423

Abstract

Anemia saat ini masih menjadi salah satu isu kesehatan utama secara global. Wilayah dengan kejadian anemia terbesar, yaitu 46,6%, adalah Asia Tenggara. Membandingkan dampak pemberian tablet besi dan Vitamin B12 dengan tablet besi dan Vitamin C pada kadar hemoglobin remaja perempuan. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimental. Teknik sampling menggunakan randomized sampling dengan kriteria inklusi mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan dengan kadar hemoglobin 12 g/dl dan tidak sedang mengalami penyakit DBD, TBC, Malaria Tifus. Jumlah sampel 30 responden. Terdapat peningkatan kadar hemoglobin pada kedua kelompok perlakuan setelah dilakukan analisis uji Independent Sample t-test. Pemberian tablet besi dengan vitamin B12 terbukti lebih unggul dalam meningkatkan kadar hemoglobin remaja perempuan (P = 0.044). Kata kunci: Anemia, Kadar Hemoglobin, Tablet Besi, Vitamin B12 Vitamin C
POTENSI EKSTRAK KOPI (COFFEA SP.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN: REVIEW Anisa Sholikhati; Bintari Tri Sukoharjanti; Yunita Rusidah
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 4, No 2 (2023): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v4i2.2049

Abstract

Kopi (Coffea sp.) merupakan biji-bijian dari Genus Coffea yang menjadi bahan minuman paling digemari di dunia termasuk Indonesia. Produk olahan kopi pada umumnya berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji kopi. Lebih dari 100 spesies kopi teridentifikasi, namun hanya Kopi Arabica (Coffea arabica) dan Kopi Robusta (Coffea canephora) yang paling banyak diproduksi dan dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi ekstrak kopi sebagai antioksidan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah review literasi dari beberapa sumber referensi terkait. Ekstrak kopi mengandung senyawa fitokimia diantaranya adalah lemak, protein, mineral, polisakarida, minyak kopi, kafein dan asam klorogenat. Metode ekstraksi kopi yang dapat digunakan adalah maserasi dan sokletasi. Sedangkan untuk mengetahui potensi ekstrak kopi sebagai antioksidan dapat digunakan metode DPPH. Asam klorogenat pada kopi menunjukkan potensi yang tinggi terhadap aktivitas antioksidan.
ANALISIS STRATEGI MARKETING BERDASARKAN SEGMEN RUMAH SAKIT Jeki Pornomo; Irma Febri Mustika
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 3, No 1 (2022): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v3i1.1842

Abstract

Strategi marketing berdasarkan segmen rumah sakit merupakan salah satu bagian dari strategi pemasaran modern STP (Segmenting, Targeting dan Positioning) yang berfungsi untuk menangkap peluang pasar, sehingga rumah sakit mampu menyajikan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Ada tren yang fluktuatif terkait dengan jumlah kunjungan pasien di RS X, sehingga perlu merumuskan STP yang tepat dalam untuk meningkatkan kunjungan rawat inap dan rawat jalan dan mencapai standar indikator pelayanan rawat inap. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pemasaran RS X berbasis segmen rumah skit. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan tentang suatu keadaan secara objektif, untuk memecahkan permasalahan yang sedang dihadapi. Kuncinya Informan dalam penelitian ini adalah Direktur Umum dan Pemasaran manajer rumah sakit, dan informan triangulasi dalam hal ini studi adalah petugas medis dan pasien. Hasil: Hasil penelitian mengungkapkan bahwa segmentasi didasarkan pada demografi dengan perempuan atau ibu rumah tangga dengan tingkat pendidikan menengah atau lebih rendah sebagai jumlah pengguna jasa terbanyak. Berdasarkan geografis karakteristik, sejumlah besar pengguna layanan adalah mereka yang hidup di Ring 1, area dalam radius 0-10 km dari rumah sakit. Penargetan telah dilakukan dengan baik dilihat dari jumlah pasien yang mencapai 6.500 pengguna layanan dalam setahun. Penentuan posisi adalah Terkait dengan ketersediaan ahli bedah, operasi yang relatif singkat durasi, dan pelayanan yang baik, ramah, dan rapi yang membuat pasien merasa seperti mereka dirawat oleh keluarga mereka sendiri Kesimpulan: Segmen pasar, penargetan, dan penentuan posisi bagus, tetapi tidak cukup terpenuhi. RS X harus evaluasi masyarakat tanggapan mengenai apa yang dibutuhkan untuk memenuhi komunitas sasaran
HUBUNGAN ASUPAN ZINC DAN STRES PSIKOLOGIS DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH 2 JAM PASCA PUASA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Muhammad Ridwanto; Dewi Kusumawati; Fariza Yulia Kartika Sari
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 1, No 2 (2020): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v1i2.1111

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) merupakan penyakit metabolik yang tingkat morbiditas dan mortalitas meningkat setiap tahunnya. Indonesia merupakan negara yang menyandang peringkat ke 7 dari seluruh dunia 10,7 juta dengan penderita DMT2. Tujuan: Menganalisis hubungan asupan zinc dengan kadar glukosa darah 2 jam pasca puasa pada pasien DMT2. Metode: Sebanyak 210 pasien DMT2 berpatisipasi dalam penelitian Cross Sectional. Kriteria inklusi subjek penelitian ini adalah pasien DMT2 berusia 20-60 tahun bertempat tinggal di Kabupaten Purbalingga dan Kabupaten Banjarnegara. Pasien DMT2 dengan komplikasi dan menggunakan injeksi insulin tidak diikutsertakan dalam penelitian ini. Asupan zinc diperoleh dari Recall 24jam dan stress psikologis menggunakan Perceived Stress Scale (PSS-10). Kadar glukosa darah 2 Jam pasca puasa (GD2JPP) diperoleh dari sampel darah vena pasien dengan metode hexokinase.Uji korelasi pearson digunakan untuk menguji hubungan antar variabel dengan nilai signifikansi 0,05. Hasil: Usia rata-rata subjek adalah 52.7+5.2 tahun. Sebanyak 47.6% subjek penelitian DMT2 dengan overweight dan 14.7%  obesitas. Stres sedang didapatkan pada 89.5% subjek penelitian DMT2 dan 63.9% yang mengalami defisiensi asupan zinc dari kebutuhan per harinya. Asupan zinc (r=-0.712;95%CI= 0.049-0.003;p=0.024). Stres Psikologis (r=0.274;95% CI=1.959-1.611;p=0.042), Usia (r=0.378;95%CI=0.014-2.812;p=0.041). Indeks Masa Tubuh (r= 0.478; 95% CI=3.748-432; p=0.032 Kesimpulan: Terdapat hubungan yang kuat dan signifikan asupan zinc, stres psikologis, usia dan IMT dengan kadar GD2JPP pada subjek DMT2
SIKAP DAN KEPATUHAN DIET SEBAGAI FAKTOR PENENTU PENURUNANn TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI RSUD PROVINSI PAPUA BARAT Nur Ulfah Qamariah Muhamad; Purbowati Purbowati; Muhammad Ridwanto
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 6, No 2 (2025): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jmi.v6i2.3075

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dengan risiko komplikasi serius yang memerlukan pengendalian melalui terapi farmakologis dan intervensi non-farmakologis, seperti diet rendah natrium. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara sikap dan kepatuhan diet dengan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di RSUD Provinsi Papua Barat. Penelitian kuantitatif observasional analitik ini menggunakan desain cross-sectional pada 43 pasien hipertensi rawat inap yang dipilih dengan total sampling. Data sikap dan kepatuhan diet diperoleh melalui kuesioner skala Likert, sedangkan data tekanan darah diambil dari rekam medis saat masuk dan keluar rumah sakit. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara sikap dengan penurunan tekanan darah (p=0,000) serta kepatuhan diet dengan penurunan tekanan darah (p=0,000). Seluruh pasien dengan sikap tinggi dan kepatuhan diet tinggi mengalami penurunan tekanan darah efektif (≥10/5 mmHg), sedangkan yang sikap atau kepatuhan rendah tidak menunjukkan penurunan efektif. Kesimpulannya, sikap positif dan kepatuhan tinggi terhadap diet hipertensi berperan penting dalam menurunkan tekanan darah. Temuan ini mengimplikasikan perlunya intervensi edukasi terstruktur yang memperkuat sikap dan meningkatkan kepatuhan diet dalam manajemen hipertensi.
HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN DENGAN KADAR GLUKOSA DARAH 2 JAM PASCA PUASA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 Muhammad Ridwanto; Asep Jalaludin Saleh; Fancy Brahma Adiputra
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 5, No 1 (2024): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v5i1.2350

Abstract

Latar belakang: Diabetes melitus saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang perlu diperhatikan, karena morbiditas dan mortalitasnya setiap tahun mengalami peningkatan. Indonesia salah satu negara yang menduduki peringkat ke 7 dunia dengan pasien diabetes melitus. Tujuan: Menganalisis hubungan asupan protein dan kadar glukosa darah puasa pada pasien diabtetes melitus tipe 2. Metode: Paseien diabetes melitus tipe 2 dengan total 210 dalam penelitian cross sectional ini. Pasien yang mengikuti penelitian ini sesuai dengan kriteria inklusi yaitu berusia 20-60 tahun bertempat tinggal di Kabupaten Purbalingga dan Banjarnegara. Pasien yang menderita komplikasi dan menggunakan injeksi insulin tidak diikutsertkan penelitian. Asupan protein diperoleh dari hasil recall 24 jam dan kada glukosa darah 2 jam pasca puasa diperoleh dari sampel darah vena pasien dengan metode hexokinase. Analisis uji yang digunakan adalah uji regresi linear. Hasil: Usia rata-rata subjek adalah 52.7+5.2 tahun. Sebanyak 47.6% subjek penelitian DMT2 dengan overweight dan 14.7% obesitas. Asupan protein (r=-0.712;95%CI= 0.049-0.003;p=0.024).Usia (r=0.378;95%CI=0.014-2.812;p=0.031). Indeks Masa Tubuh (r= 0.478; 95% CI=3.748-432; p=0.032 Kesimpulan: Terdapat hubungan yang kuat dan signifikan asupan protein dengan kadar GD2JPP pada subjek diabetes melitus tipe 2.
LITERATURE REVIEW: PICKY EATING DENGAN STATUS GIZI ANAK PRASEKOLAH Septiani Septiani; Rizki Widyan Aisya
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 2, No 2 (2021): JURNAL MEDIKA INODNESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v2i2.1955

Abstract

Latar belakang: Picky eating cenderung mengonsumsi makanan yang tidak bervariasi dan menolak mencoba makanan baru. Kebutuhan akan zat gizi baik makronutiren dan mikronutrien sulit terpenuhi jika tidak teratasi akan menganggu pertumbuhan serta perkembangan anak. Tujuan : mengetahui hubungan picky eating dengan status gizi anak prasekolah. Metode : Literature review dengan mencari jurnal melalui google scholar dengan rentang tahun 2017-2021. Kata kunci yang digunakan adalah “picky eater, status gizi, dan anak prasekolah”. Hasil penelusuran didapatkan 4 penelitian dari 4 jurnal yang berbeda.  Hasil : Picky eating berhubungan dengan konsumsi makanan yang  rendah protein dan serat. Picky eating akan berpengaruh pada status gizi apabila tidak segera teratasi. Orang tua berperan untuk mencegah picky eating dengan memberikan menu makan yang bervariasi dan mengenalkan makanan baru agar anak dapat memenuhi kebutuhan zat gizi sehingga pertumbuhan dan perkembangannya optimal.  Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan picky eating dengan status gizi. Pada kasus dengan picky eating berkelanjutan dapat mempengaruhi status gizi.
GAMBARAN HUBUNGAN PEMBERIAN NATA LIDAH BUAYA TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH PADA SINDROM METABOLIK Rizki Widyan Aisya; Dewi Kusumawati; Muhamad Ridwanto
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 3, No 2 (2022): JURNAL MEDIKA INODNESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v3i2.1557

Abstract

Latar belakang: Sindrom metabolik merupakan suatu kumpulan faktor risiko yang berkaitan dengan penyakit kardiovaskular dan diabetes mellitus tipe 2 yang terdiri dari obesitas viseral, hipertensi, glukosa puasa tinggi, dan dislipidemia. Kadar glukosa darah memiliki peranan penting dalam patologi yang membentuk sindrom metabolik. Lidah buaya merupakan tanaman memiliki aktivitas biologis (antikanker, antioksidan, antiinflamasi, antihyperglycemic, antihypercholesterolemic dan antidiabetes).Tujuan: Melihat gambaran hubungan pemberian nata lidah buaya terhadap kadar glukosa darah pada sindrom metabolik.Metode: True experimental, open study randomized, pre-post-test,with control group design dengan kelompok perlakuan (n=19) dan kontrol (n=19) sindrom metabolik. Pemberian nata lidah buaya 165 g/hari (30 hari) pada kelompok perlakuan. Kedua kelompok diberikan edukasi tatalaksana gizi sindrom metabolik. Kadar glukosa darah diukur pre dan post). Analisis data menggunakan Paired t-test dan Wilcoxon-test untuk mengetahui perubahan sebelum dan sesudah intervensi. Independent t-test dan Mann-whitney-test digunakan untuk mengetahui selisih sebelum dan setelah pemberian antar kelompok.Hasil: Analisis pemeriksaan kadar glukosa puasa (p=0,001) terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol. Pemeriksaan kadar glukosa puasa (p=0,001) sebelum dan sesudah intervensi nata lidah buaya menunjukkan adanya perubahan yang signifikan.Kesimpulan: Pemberian nata lidah buaya terbukti bisa menurunkan kadar glukosa darah pada sindrom metabolik.
TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP INCREASE SELF FFICACY ON SCHIZOPHRENIC PATIENTS ; A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Ashri Maulida Rahmawati; Ifa Nailatul Iza; Zunia Khairunnisa; Budi Istriawan
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 5, No 2 (2024): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v5i2.2567

Abstract

Patients with schizophrenia must have good self-efficacy to recover from their illness. Based on previous research, 47% of patients were still at a low level of self-efficacy. Transformational leadership is leadership that allows the leader to move followers to achieve goals directly. This writing aims to describe the influence of transformational leadership by nurses on self-efficacy for recovery in schizophrenia patients. The method of this writing is a systematic literature review. Literature sources research articles and journals with the keywords "self efficacy", "transformational leadership", and "schizophrenia". The research results showed that four dimensions of transformational leadership can be applied by nurses in increasing the self-efficacy of schizophrenia patients, intellectual stimulation influences mastery experience, ideal influences vicarious experience, inspirational motivation influences verbal persuasion, and individualized attention influences physiological and emotional state. The conclusion of this research is that transformational leadership is suitable for use by nurses in increasing the self-efficacy of schizophrenia patients
GAMBARAN PEMERIKSAAN HBSAG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK PRATAMA KABUPATEN KUDUS Arief Adi Saputro; Okta Yosiana Dewi; Yunita Rusidah; Nurul Islamiyah
JURNAL MEDIKA INDONESIA Vol 5, No 1 (2024): JURNAL MEDIKA INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/.v5i1.2212

Abstract

Virus Hepatitis B (HBV) adalah virus yang menyebabkan peradangan atau infeksi pada sel hati. Kejadian hepatitis yang sama mungkin terjadi sepanjang trimester ketiga kehamilan. Sebuah penelitian menemukan bahwa 9,5% kasus virus hepatitis terjadi pada trimester pertama, 32% pada trimester kedua, dan 58% pada trimester ketiga. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat gambaran pemeriksaan skrining HBsAg pada Ibu Hamil Trimester III di Klinik Pratama Kabupaten Kudus. Penelitian dilakukan di Klinik Pratama Kabupaten Kudus Pada Bulan Juni 2023. Populasi dan sampel penelitian ini yaitu hasil pemeriksaan ibu hamil  yang melakukan pemeriksaan anti-HbsAg di Klinik Pratama. Besar sampel ditentukan menggunakan “Total Sampling” dengan 41 ibu hamil pada trimester III. Sampel serum darah digunakan untuk pemeriksaan HBsAg menggunakan Rapid Test stik dengan metode consecutive sampling. Dari hasil analisis data yang dilakukan terdapat ibu hamil yang memiliki usia 35 tahun sebanyak 6 responden (14,63). Ibu hamil trimester 3 yang mengalami anemia  sebanyak 11 gr/dl sebanyak 14 (34,14%) yang menandakan adanya anemia pada ibu hamil. Distribusi hasil pemerikasaan HBsAg pada Ibu Hamil Trimester III. Responden berjumlah 41 ibu hamil yang mengikuti pemeriksaan HBsAg, tidak ditemukan ibu hamil positif HBsAg di Klinik Pratama Kabupaten Kudus. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap gambaran pemeriksaan HbsAg dengan Ibu Hamil Trimester III menunjukkan bahwa seluruh ibu hamil negatif (100%).

Page 1 of 4 | Total Record : 38