Latar Belakang : Rumah sakit sebagai institusi penyedia pelayanan kesehatan yang mengutamakan keselamatan pasien dan petugas selalu berupaya untuk mencegah terjadinya resiko infeksi rumah sakit. Untuk mencapai keberhasilan tersebut maka perlu dilakukan pengendalian infeksi di Rumah SakitĀ dengan cara melakukan sterilisasi pada alat atau bahan tertentu yang bertujuan untuk menghancurkan semua bentuk kehidupan mikroba termasuk endospora dan dapat dilakukan dengan proses kimia atau fisika di Central Sterile Supply Departement (CSSD). Central Steril Supply Departement (CSSD) merupakan salah satu unit pengelola alat kesehatan dan linen steril pada fase akhir di rumah sakit, sehingga CSSD merupakan ujung tombak terjaminnya sterilitas alat kesehatan. Tujuan : Untuk mengevaluasi manajemen CSSD RS Awal Bros Batam. Metode : Desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk menggali informasi di instlasi pusat sterilisasi. Informan pada penelitian ini sebanyak 4 orang. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam, daftar tilik, observasi, serta telusur dokumen. Hasil Dan Pembahasan : Perencanaan CSSD RS Awal Bros Batam sudah terencana dengan baik, Pengorganisasian CSSD belum tersusun secara maksimal, pelaksanaan terdiri dari penerimaan alat, pengemasan, pelabelan, pensterilan, pendistribusian dan penyimpan. Pengelolaan staf dan sarana fisik, sudah sesuai dengan pedoman dalam pengelolaan CSSD. Hambatan utama adalah dukungan dari manajemen yang masih kurang, kebutuhan jumlah SDM, dan fasilitas yang belumĀ memenuhi. Saran : Penambahan Jumlah SDM dan melengkapi fasilitas yang ada di CSSD RS Awal Bros perlu dilakukan oleh Manajemen RS Awal Bros Batam agar sterilisasi berjalan dengan lebih baik.
Copyrights © 2020