Studi ini melibatkan 101 pelanggan Mixue dari Kabupaten Lamongan dan bertujuan untuk memahami bagaimana kesadaran halal, citra merek, dan lifestyle memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli produk Mixue. Dalam pendekatan kuantitatif, purposive sampling adalah metode pengambilan sampel. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesadaran halal dan citra merek secara parsial memengaruhi keputusan konsumen untuk membeli barang, sedangkan gaya hidup tidak memberikan dampak yang signifikan. Hasil analisis ini didasarkan pada pengaruh tiga variabel independen: kesadaran halal, citra merek, dan gaya hidup. Variabel dependan, keputusan pembelian hipotesis, menunjukkan bahwa kesadaran halal dan citra merek (X) memengaruhi kepuasan pelanggan (Y), sedangkan gaya hidup tidak memengaruhi (Y), sedangkan secara uji simultan ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap Variabel (Y),menurut uji koefisien determinasi. Untuk menarik lebih banyak pelanggan, Mixue harus memprioritaskan pendekatan yang berfokus pada meningkatkan kesadaran halal dan meningkatkan citra merek. Di sisi lain, mereka harus mempertimbangkan relevansi gaya hidup dalam pemasaran mereka.
Copyrights © 2025