Permasalahan sampah makanan di Kota Surakarta menjadi isu yang semakin kompleks seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, intensifikasi aktivitas konsumsi di sektor kuliner, serta pergeseran pola konsumsi masyarakat. Studi ini mengkaji implementasi model ekonomi sirkular berbasis integrasi UMAITA (Unggas, Maggot, Ikan, dan Tanaman) oleh TPS3R “Mojo Makmur” dalam upaya pengelolaan sampah organik. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, data diperoleh melalui observasi langsung, studi literatur, dan diskusi kelompok terarah (FGD) dengan pemangku kepentingan. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan UMAITA mampu mengintegrasikan rantai pengelolaan limbah organik melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), pemanfaatan maggot sebagai pakan ternak unggas dan ikan, serta pemrosesan residu menjadi pupuk organik hortikultura. Kendati terdapat tantangan berupa minimnya partisipasi masyarakat dan keterbatasan pasokan bahan baku, model ini menunjukkan potensi strategis dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, bernilai ekonomi, dan mendukung ketahanan pangan lokal. Studi ini merekomendasikan penguatan kolaborasi multisektor dan peningkatan litersi lingkungan untuk mendukung efektivitas dan replikasi program serupa di tingkat komunitas.
Copyrights © 2025