Penggunaan energi merupakan aspek krusial dalam kemajuan manusia namun juga menimbulkan tantangan dalam penyediaannya. Kebutuhan akan energi terbarukan semakin mendesak di era modern ini. Salah satu upaya untuk memasyarakatkan energi terbarukan adalah melalui pendidikan di sekolah-sekolah. SMA Negeri 13 Maros menjadi studi kasus dalam mengintegrasikan pembelajaran tentang energi terbarukan, khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), dalam kurikulum mereka. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui observasi, wawancara, serta persiapan sosialisasi dan pengabdian. Hasilnya, penerangan jalan menggunakan PLTS telah berhasil diimplementasikan dengan antusias dari guru. Penyerahan alat peraga PLTS juga dilakukan untuk mendukung pembelajaran di sekolah. Langkah ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi institusi pendidikan lainnya untuk mengadopsi teknologi ramah lingkungan demi menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2024