Kesuburan tanah menjadi aspek penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Penerapan pupuk organik blotong merupakan metode untuk menyediakan bahan organik ke dalam tanah, meningkatkan kandungan c-organik tanah dan mendukung proses mikroorganisme tanah dalam proses dekomposisi bahan organik, sehingga tanah menjadi subur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kandungan c-organik tanah dan total populasi mikroorganisme tanah sebelum dan setelah aplikasi pupuk organik blotong pada lahan tebu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2022-Juni 2023 di kebun Mrawan dan RVO Tapen, Kabupaten Bondowoso dan di Laboratorium Biosain Politeknik Negeri Jember. Penelitian ini bersifat deskriptif. Pada pengujian kandungan c-organik dilakukan menggunakan metode Walkley and Black. Sedangkan pengujian total populasi bakteri menggunakan metode TPC (Total Plate Count). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kandungan c-organik tanah pada lahan Mrawan dan RVO Tapen mengalami peningkatan dari kategori sangat rendah (<1%) menjadi kategori rendah di lahan Mrawan 1,028% dan di lahan RVO Tapen 1,478%. Sedangan pada total populasi mikroorganisme tanah berkorelasi positif terhadap kandungan c-organik tanah pada lahan Mrawan dan RVO Tapen dimana apabila kandungan c-organik pada tanah meningkat maka total populasi mikroorganise tanah juga ikut meningkat.
Copyrights © 2024