Pendahuluan. Indonesia sejak masa penjajahan dikenal sebagai penghasil rempah- rempah, salah satunya adalah lada. Akan tetapi pada kenyataannya terdapat penurunan produksi. Pupuk merrupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi lada. Salah satu pupuk yang berasal dari limbah peternakan adalah urin kambing Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari 6 taraf perlakuan konsentrasi pupuk oreganik cair urin kambing yaitu P1 = 0 % P2 = 10% P3 = 20 %, P4 = 30 % , P5 = 40% , dan P6 = 50 % (setiap taraf terdiri dari 4 sempel bibt lada) dengan menggunakan 4 kali ulangan sehingga total ada 96 unit percobaan. Data dari hasil percobaan yang dianalisa menggunakan metode analisa varian Anova pada taraf 5%. Apabila menunjukkan hasil beda nyata dilakukan dengan uji lanjut BNT pada taraf 5%. Hasil dan Diskusi. Pemberian konsentrasi pupuk organik cair urin kambing tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit lada pada semua parameter pengamatan. Pemberian pupuk organik cair dengan konsentrasi 10% pada bibit lada menunjukkan hasil lebih baik pada parameter pengamatan diameter batang bibit lada sedangkan pada konsentrasi 50% menunjukkan pertumbuhan bibit lada menunjukkan hasil lebih baik pada parameter jumlah buku dan jumlah daun bibit lada. Simpulan. Berdasarkan hasil penelitian Aplikasi Pupuk Organik Cair (POC) Urine Kambing Pada Bibit Lada (Piper nigrum L.) didapatkan kesimpulan Pemberian konsentrasi pupuk organik cair urin kambing tidak berpengaruh terhadap konsentrasi pertumbuhan bibit lada pada semua parameter pengamatan.
Copyrights © 2025