Pendahuluan Penurunan produktivitas tanaman tebu dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya disebabkan oleh serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT) khususnya hama uret tebu (Lepidiota stigma F.). Alternatif yang dalam pengendalian hama uret tebu yang ramah lingkungan dann dapat mengurangi penggunaan insektisida kimia dapat menggunakan insektisida asap cair tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh insektisida tandan kososng kelapa sawit (TKKS) terhadap populasi dan mortalitas hama uret tebu di kebun Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko, Kaupaten Lumajang. Metode Pengumpulan Data. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode T-test Independent dengan dua perlakuan, yaitu aplikasi insektisida tandan koson kelapa sawit (TKKS) dan tanpa aplikasi. Setiap perlakuan terdiri dari 30 sampel yang terdapat di sekitar tanaman tebu. Hasil dan Diskusi. Populasi hama uret tebu pada perlakuan insektisida Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) mengalani penurunan mulai dari 3,20; 3,20; 3,03; 2,53; dan 1,77 larva per rumpun, sedangkan pada control populasi hama uret tebu meningkat mulai dari 3,17; 3,17; 3,23; 3,23; dan 3,23 larva per rumpun. Pengamatan pertama populasi hama uret tebu belum menunjukkan adanya penurunan. Sedangkan pada pengamatan kedua populasi hama uret tebu sudah menunjukkan penurunan, akan tetapi pengaruh insektisida TKKS terhadap populasi hama uret tebu tidak berbeda nyata. Pengamatan ketiga dan keempat menunjukkan penurunan populasi hama uret tebu dan aplikasi insektisida TKKS berpengaruh sangat nyata. Mortalitas hama uret tebu menunjukkan bahwa mortalitas hama uret tebu pada perlakuan insektisida TKKS berbeda sangat nyata dengan kontrol (tanpa insektisida TKKS), akan tetapi insektisida TKKS belum efektif karena mortalitas hama uret tebu kurang dari 80%. Mortalitas pada perlakuan insektisida TKKS menunjukkan peningkatan yang lebih besar dibandingkan pada kontrol. Pengamatan pertama pada perlakuan insektisida TTKS dan kontrol belum ada kematian hama uret tebu. Selanjutnya pada pengamatan ke dua hingga ke empat mortalitas hama uret tebu meningkat secara nyata. Hal tersebut menjelaskan bahwa aplikasi insektisida TKKS mampu menyebabkan kematian pada hama uret tebu sehingga populasinya menjadi turun. Simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi insektisida TKKS dengan konsentrasi 2,5% berpengaruh nyata terhadap populasi, mortalitas, dan perubahan fisik hama uret tebu (Lepidiota stigma F.), dengan penurunan populasi hama uret tebu hingga 1,77 larva per rumpun dan mortalitas hama uret tebu sebesar 43%.
Copyrights © 2025