TEKMAPRO Journal of Industrial Engineering and Management
Vol 9, No 2 (2014): JURNAL TEKMAPRO

PENENTUAN JUMLAH OPTIMAL LINE PENGIRIMAN SECONDARY RAW MATERIAL DI LANTAI PRODUKSI (STUDI KASUS PT. X,Tbk)

dan Farida Pulansari, Minto Waluyo ( Prodi Teknik Industri, FTI-UPNV Jatim)



Article Info

Publish Date
13 Jul 2016

Abstract

Abstraksi Dalam penelitian yang  dilakukan di PT. X,Tbk area gudang secondary raw material es krim, peneliti melihat terdapat bottleneck pada proses pengiriman secondary raw material seperti wrapper, outter, kacang, dan stick dalam proses pengiriman ke ruang produksi. Sehingga membuat terkendalanya proses pengiriman secondary raw material tersebut. Variabel terbagi menjadi 2 macam yaitu variabel terikat dan variabel bebas. Untuk variabel terikat berupa waktu kedatangan material dan waktu pengiriman material. Untuk pengumpulan data terbagi menjadi 2 berupa data primer dan data sekunder. Data sekunder yaitu kegiatan pengiriman line material dan data kebutuhan macam-macam material.Pengolahan data dengan software Simul8 untuk rancangan model line pengiriman, Dari hasil proses running dan berdasarkan tabel rangkuman hasil simulasi diatas dapat diketahui bahwa rata-rata tingkat kegunaan (utilitas) untuk periode produksi bulan oktober 2013 dengan jumlah 2 line pengiriman secondary raw material sebesar 92% artinya untuk pengiriman tersebut terjadi kesibukan dan antrian dalam sistem. Untuk itu perlu dilakukan pengoptimalan atau penambahan jumlah line pengiriman. Maka peneliti melakukan simulasi model usulan dengan rancangan beberapa line pengiriman seberikut;’  jika jumlah line pengiriman berjumlah 3 unit maka tingkat kegunaan (utilization) didapat sebesar 74% yang artinya kondisi line tidak mengalami kesibukan yang sangat tinggi. Sedangkan untuk jumlah line pengiriman 4 unit didapat tingkat kegunaan (utilization) sebesar 41% artinya line tidak mengalami kesibukan yang tinggi, namun dengan tingkat sebesar 41% tersebut ada kecenderungan jika line nantinya akan banyak menganggur.Keywords : secondary raw material, simulasi antrian, simul8Abstraksi Dalam penelitian yang dilakukan di PT. X,Tbk area gudang secondary raw material es krim, peneliti melihat terdapat bottleneck pada proses pengiriman secondary raw material seperti wrapper, outter, kacang, dan stick dalam proses pengiriman ke ruang produksi. Sehingga membuat terkendalanya proses pengiriman secondary raw material tersebut. Variabel terbagi menjadi 2 macam yaitu variabel terikat dan variabel bebas. Untuk variabel terikat berupa waktu kedatangan material dan waktu pengiriman material. Untuk pengumpulan data terbagi menjadi 2 berupa data primer dan data sekunder. Data sekunder yaitu kegiatan pengiriman line material dan data kebutuhan macam-macam material.Pengolahan data dengan software Simul8 untuk rancangan model line pengiriman, Dari hasil proses running dan berdasarkan tabel rangkuman hasil simulasi diatas dapat diketahui bahwa rata-rata tingkat kegunaan (utilitas) untuk periode produksi bulan oktober 2013 dengan jumlah 2 line pengiriman secondary raw material sebesar 92% artinya untuk pengiriman tersebut terjadi kesibukan dan antrian dalam sistem. Untuk itu perlu dilakukan pengoptimalan atau penambahan jumlah line pengiriman. Maka peneliti melakukan simulasi model usulan dengan rancangan beberapa line pengiriman seberikut;’ jika jumlah line pengiriman berjumlah 3 unit maka tingkat kegunaan (utilization) didapat sebesar 74% yang artinya kondisi line tidak mengalami kesibukan yang sangat tinggi. Sedangkan untuk jumlah line pengiriman 4 unit didapat tingkat kegunaan (utilization) sebesar 41% artinya line tidak mengalami kesibukan yang tinggi, namun dengan tingkat sebesar 41% tersebut ada kecenderungan jika line nantinya akan banyak menganggur.Keywords : secondary raw material, simulasi antrian, simul8

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

tekmapro

Publisher

Subject

Computer Science & IT Control & Systems Engineering Decision Sciences, Operations Research & Management Engineering Industrial & Manufacturing Engineering

Description

Journal of Industrial Engineering and Management, National University of Veterans Development, East Java is a journal that effectively bridges the gap between academics, policy makers, and practitioners and connects various Industrial Engineering and Management communities. While the focus of the ...