Pakan memiliki peran penting dalam usaha perbesaran ikan, tidak hanya sebagai penyedia bahan dan energi, tetapi juga sebagai faktor utama yang menentukan biaya produksi, yang bisa mencakup 50-70% dari total biaya. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengkomparasi analisis kelayakan budidaya ikan nila yang menggunakan pakan buatan dan komersil. Penelitian dilakukan di Lab. Akuatik SEAMEO BIOTROP, Kota Bogor, Jawa Barat pada April-Juni 2024. Metode Penentuan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling, data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Metode analisis data dalam penelitian yaitu menggunakan analisis kelayakan usahatani menggunakan R/C Ratio, B/C Ratio, dan BEP. Usahatani budidaya ikan nila dengan pakan buatan memperoleh R/C Ratio 1,2, B/C Ratio 0,2, dan BEP Rp22.963,-. Sedangkan budidya ikan nila dengan pakan komersil memperoleh hasil R/C Ratio 0,7, B/C Ratio -0,3, dan BEP Rp40.058,-Budidaya ikan nila dengan pakan buatan memenuhi seluruh indikator kelayakan usahatani, sedangkan budidaya ikan nila dengan pakan komersil tidak memenuhi indikator kelayakaan usahatani.
Copyrights © 2024