Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi visual sebagai upaya penguatan branding Kabupaten Tulungagung melalui seni hias cethe dan tradisi kopi ijo yang menjadi ciri khas daerah. Sebagai warisan budaya tak benda, cethe merupakan seni melukis permukaan kopi menggunakan bubuk kopi yang memiliki nilai estetika, simbolik, dan identitas yang kuat, sementara kopi ijo menjadi ikon kuliner yang unik di kalangan masyarakat lokal maupun wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pelaku seni, pelaku usaha kopi, serta pihak pemerintah daerah. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori semiotika visual dan konsep place branding untuk mengidentifikasi elemen visual yang efektif dalam membangun citra kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemasan visual seni hias cethe dan kopi ijo melalui film dokumenter dapat memperkuat narasi identitas di Kabupaten Tulungagung sebagai kota dengan kekayaan tradisi kuliner dan seni kreatif. Strategi visual yang konsisten dan terpadu berpotensi meningkatkan daya tarik pariwisata, memperluas jangkauan promosi, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap budaya lokal.
Copyrights © 2025