Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Visual Strategy as Branding Reinforcement  Tulungagung Regency Through Cethe Decorative Art and Kopi Ijo Coffee Mega Pandan Wangi; Yunanto Tri Laksono; Dimas Antoni Daniswara
MAVIS : Jurnal Desain Komunikasi Visual Vol 7 No 02 (2025): Mavis : Jurnal Desain Komunikasi Visual
Publisher : LPPM STIKI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32664/mavis.v7i02.2123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi visual sebagai upaya penguatan branding Kabupaten Tulungagung melalui seni hias cethe dan tradisi kopi ijo yang menjadi ciri khas daerah. Sebagai warisan budaya tak benda, cethe merupakan seni melukis permukaan kopi menggunakan bubuk kopi yang memiliki nilai estetika, simbolik, dan identitas yang kuat, sementara kopi ijo menjadi ikon kuliner yang unik di kalangan masyarakat lokal maupun wisatawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pelaku seni, pelaku usaha kopi, serta pihak pemerintah daerah. Analisis dilakukan dengan memanfaatkan teori semiotika visual dan konsep place branding untuk mengidentifikasi elemen visual yang efektif dalam membangun citra kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemasan visual seni hias cethe dan kopi ijo melalui film dokumenter dapat memperkuat narasi identitas di Kabupaten Tulungagung sebagai kota dengan kekayaan tradisi kuliner dan seni kreatif. Strategi visual yang konsisten dan terpadu berpotensi meningkatkan daya tarik pariwisata, memperluas jangkauan promosi, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap budaya lokal.
Pelatihan Pemanfaatan AI Dalam Pembuatan Naskah Konten Kreator di SMA IPIEMS Sutikno; Muh. Bahruddin; Krisna Yuwono Fora; Yunanto Tri Laksono; Mega Pandan Wangi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/703z7j83

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema “Bagaimana Menjadi Konten Kreator” dilaksanakan di SMA IPIEMS dengan tujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan kreatif siswa dalam bidang produksi konten digital. Pelatihan dilakukan dengan metode Direct Instruction yang mengombinasikan teori, demonstrasi, dan praktik langsung. Materi yang diberikan meliputi pembuatan konsep video kreatif, teknik sinematografi menggunakan smartphone, tata artistik, perekaman audio, serta proses penyuntingan video dengan aplikasi CapCut.Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi siswa, serta meningkatnya kepercayaan diri dan kreativitas mereka dalam menghasilkan karya video yang orisinal. Siswa juga mampu memanfaatkan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) secara produktif, khususnya dalam penulisan naskah dan ide kreatif. Kegiatan ini turut memperkuat kolaborasi antara universitas dan sekolah dalam pengembangan kompetensi kreatif generasi muda, serta menjadi model pemberdayaan yang relevan dengan perkembangan industri media digital.
Pemberdayaan UMKM Becek Menthok Sor Sawo melalui Pelatihan Produksi Video Feature Yunanto Tri Laksono; Sutikno; Krisna Yuwono Fora; Mega Pandan Wangi; Moh Ali Rivan
Gayatri : Jurnal Pengabdian Seni dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20111/gayatri.v4i1.78

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Becek Menthok Sor Sawo dalam memanfaatkan media audiovisual sebagai strategi promosi berbasis digital. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan literasi media, rendahnya keterampilan produksi video, serta belum optimalnya pemanfaatan konten visual dalam pemasaran produk. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan difokuskan pada produksi video feature yang mencakup praproduksi (penyusunan konsep dan naskah), produksi (teknik pengambilan gambar, komposisi, dan pergerakan kamera), serta pascaproduksi (editing dan publikasi konten). Evaluasi dilakukan melalui metode pre-test dan post-test serta observasi terhadap hasil karya peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan, dengan rata-rata nilai peserta meningkat dari 58,3 menjadi 82,7. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan video feature yang mampu merepresentasikan identitas produk secara lebih komunikatif dan estetis. Luaran kegiatan berupa konten video promosi yang siap digunakan pada platform digital diharapkan dapat memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing UMKM. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadap penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas melalui pemanfaatan media audiovisual berupa film dokumenter.