Pembangunan ekonomi Indonesia tidak serta merta menyejahterakan rakyat. Kemiskinan masih menjadi masalah utama. Hingga September 2022 masih terdapat 9,57 persen orang miskin Indonesia. Angka ini mengacu pada garis kemiskinan yang dibuat Bank Dunia, berdasar pada paritas daya beli (PPP) 2011 US$ 1,90 per orang per hari. Beragam program pengentasan kemiskinan telah dilakukan oleh pemerintah, terutama sejak Orde Baru. Perekenomian Indonesia menunjukkan, upaya pengurangan kemiskinan itu terus dilakukan. Namun seiring dengan itu kesenjangan pendapatan juga terjadi. Jurangnya terus makin mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana masalah kemiskinan dan kesenjangan pendapatan telah berhasil dikurangi. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. Berdasarkan hasilpenelitian ditemukan bahwa angka kemiskinan masih belum sepenuhnya teratasi. Dengan PPP 2017 paritas daya beli US$ 2,15 per orang per hari atau Rp 32.812,-. mengakibatkan 13 juta warga Indonesia yang semula masuk golongan menengah bawah menjadi miskin, sehingga angka kemiskinan bisa menembus 40 persen. Gini rasio Indonesia selama kurun waktu 30 tahun hanya turun 0,07 atau 7 persen. Dalam waktuyang sama perekonomian Indonesia rata-rata tumbuh 7 persen. Bantuan Sosial adalah instrumen Jaring Pengaman Sosial (Social Safety Net) yang diambil pemerintah untuk meringankan beban penduduk miskin. Salah satu bentuk bantuan sosial itu adalah Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memenuhi kebutuhan dasar (basic need) masyarakat. Di lingkungan 8, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan bantuan PKH itu memberikan pengaruh positif dalam pemenuhan kebutuhan dasar, namun kurang berpengaruh positif terhadap aspek kebutuhan rumah, pakaian, serta kesehatan.
Copyrights © 2023