Masalah pengelolaan sampah di lingkungan sekolah merupakan isu penting yang memerlukan perhatian serius, terutama akibat rendahnya pemahaman dan kesadaran siswa dalam membedakan sampah organik dan non-organik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa/i SMA IT Fadillah dalam pengelolaan sampah secara bijak dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi edukatif, diskusi interaktif, simulasi pemilahan sampah, serta praktik langsung pembuatan komposter sederhana dari ember bekas.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa terhadap jenis-jenis sampah dan teknik pengelolaannya, yang ditunjukkan melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test, yakni dari 40% menjadi 85% pemahaman yang benar. Selain itu, observasi selama kegiatan mencatat adanya perubahan perilaku siswa, khususnya dalam hal kesadaran pribadi dan kolektif terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Dalam praktik simulasi, siswa mulai terbiasa memilah sampah dengan benar dan menyadari bahwa tanggung jawab menjaga lingkungan tidak hanya berada di tangan petugas kebersihan, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.Partisipasi aktif siswa juga tercermin dalam usulan penyediaan tempat sampah terpilah di setiap kelas dan dukungan guru terhadap pembentukan tim peduli lingkungan. Pembuatan komposter mini menjadi salah satu kegiatan favorit siswa karena memberikan pengalaman langsung dalam mengubah sampah organik menjadi pupuk alami, sekaligus memperkenalkan konsep ekonomi sirkular. Secara keseluruhan, pendekatan partisipatif yang diterapkan dalam kegiatan ini terbukti efektif dalam membangun kesadaran lingkungan sekaligus keterampilan praktis di kalangan siswa.
Copyrights © 2025