Penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda, khususnya pelajar, karena berdampak negatif terhadap kesehatan, psikologis, prestasi akademik, dan masa depan mereka, sehingga upaya pencegahan sejak dini di lingkungan sekolah menjadi langkah strategis untuk membentengi siswa dari pengaruh tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan siswa dalam menolak penyalahgunaan narkoba. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan sekolah Pondok Pesantren Al-Ittihad DDI Soni kelas 10-12. Tahapan kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi, simulasi peran (role play), permainan edukatif, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa mengenai jenis-jenis narkoba dan dampaknya, keberanian untuk menolak ajakan negatif, serta tumbuhnya empati dan solidaritas antar teman sebaya. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif-partisipatif efektif dalam menanamkan kesadaran kritis, keterampilan sosial, dan sikap anti-narkoba pada siswa. Kegiatan ini berkontribusi secara akademik sebagai model empiris pencegahan penyalahgunaan narkoba di sekolah, sekaligus secara praktis menjadi rujukan bagi sekolah lain untuk mengembangkan program serupa secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025