Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam moderat melalui pendekatan internalisasi moral yang sistematis, dengan merujuk pada empat tahapan inti: pemahaman nilai, refleksi diri, pembiasaan, dan penerapan sosial. Penelitian menggunakan metode library research dengan menelaah literatur klasik dan kontemporer, serta mengkaji hadis-hadis yang relevan sebagai dasar pedagogis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai dalam pendidikan Islam memiliki landasan kuat dalam hadis Nabi. Pada tahap pemahaman nilai, hadis tentang pentingnya adab sebagai pemberian terbaik orang tua menegaskan bahwa pendidikan karakter harus dimulai dari penguasaan konsep moral. Tahap refleksi diri ditegaskan oleh hadis tentang pemuda yang meminta izin berzina, yang menunjukkan bahwa dialog reflektif merupakan strategi efektif untuk membentuk kesadaran moral. Pada tahap pembiasaan, hadis perintah mengajarkan shalat sejak usia tujuh tahun menjadi bukti pentingnya pembentukan karakter melalui latihan berulang. Sementara itu, tahap penerapan sosial tercermin dalam pengangkatan Usamah bin Zaid sebagai panglima, yang menegaskan bahwa nilai yang telah terinternalisasi harus diwujudkan dalam tanggung jawab sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model internalisasi nilai berbasis hadis mampu membentuk kepribadian muslim moderat yang berakhlak, reflektif, disiplin, dan siap berkontribusi dalam masyarakat.
Copyrights © 2025