Penelitian ini menganalisis penguatan pendidikan karakter Islami berbasis Buku Sasana Krida di SMA Negeri 2 Sangatta Utara dengan tujuan mengkaji konsep karakter Islami yang terkandung dalam instrumen tersebut, mengidentifikasi strategi implementasi, serta menganalisis tantangan dan solusi dalam integrasinya ke dalam kurikulum dan budaya sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan kepala sekolah, guru, tokoh agama, dan peserta didik sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana dengan validasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sasana Krida mengoperasionalisasikan enam dimensi karakter Islami yang relevan dengan tujuan pendidikan nasional, diimplementasikan melalui strategi pembiasaan, keteladanan, dan internalisasi nilai yang didukung ekosistem sekolah kondusif. Tantangan implementasi meliputi inkonsistensi penilaian, kesenjangan perilaku, resistensi peserta didik, keterbatasan sarana, heterogenitas sosial-kultural, dan dominasi orientasi akademik yang diatasi melalui kalibrasi evaluasi, sinergi stakeholder, pendekatan dialogis, optimalisasi sumber daya, penguatan toleransi, dan pembangunan kultur sekolah Islami. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pendidikan karakter yang mengintegrasikan instrumen lokal dengan prinsip pendidikan Islam dalam konteks sekolah formal di wilayah multikultural.
Copyrights © 2024