Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pendidikan, khususnya dalam pengembangan dan implementasi kurikulum. Kurikulum sebagai instrumen utama pendidikan dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan kompetensi abad ke-21. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji model-model inovasi kurikulum nasional Indonesia dalam perspektif transformasi digital, meliputi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBM), Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Kurikulum 2013, dan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber pustaka, seperti buku teks, artikel jurnal ilmiah, serta dokumen resmi pemerintah yang relevan dengan topik kurikulum dan teknologi pendidikan. Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi untuk mengidentifikasi karakteristik, pola inovasi, serta integrasi teknologi dalam setiap model kurikulum. Hasil kajian menunjukkan bahwa inovasi kurikulum nasional Indonesia mengalami pergeseran bertahap menuju kurikulum yang lebih fleksibel, adaptif, dan berbasis transformasi digital. KBM dan KTSP menekankan pada pengembangan kompetensi dan otonomi satuan pendidikan, namun integrasi teknologi masih terbatas. Kurikulum 2013 mulai mengakomodasi pemanfaatan teknologi sebagai pendukung pembelajaran, sedangkan Kurikulum Merdeka merepresentasikan model kurikulum yang paling responsif terhadap transformasi digital melalui pembelajaran berdiferensiasi, berbasis proyek, dan pemanfaatan platform digital. Studi ini menyimpulkan bahwa transformasi digital merupakan faktor penting dalam inovasi kurikulum nasional dan memerlukan dukungan kebijakan serta kesiapan sumber daya manusia agar implementasinya berjalan optimal.
Copyrights © 2024