Penelitian ini mengkaji peran Assistant Colorist dalam menjaga konsistensi warna sebagai bahasa visual pada serial web Secret High School. Dalam format serial, penggunaan banyak sumber kamera, waktu pengambilan gambar yang tidak linear, dan kondisi pencahayaan yang beragam berpotensi menimbulkan penyimpangan warna antar-shot maupun antar-episode. Jika tidak dikelola secara disiplin, pergeseran karakter warna ini dapat mengganggu keterbacaan suasana, emosi, serta alur naratif yang diterima oleh penonton. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis semiotika visual. Data dikumpulkan melalui observasi frame dari episode sample, wawancara dengan praktisi pascaproduksi, dan dokumentasi workflow warna pada DaVinci Resolve. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Assistant Colorist berfungsi sebagai penyaring teknis awal yang mencegah gangguan visual akibat LUT ganda atau transform ruang warna yang saling bertindih. Mereka bertanggung jawab memvalidasi profil warna saat import footage, membangun baseline shot-matching, menandai ambang toleransi deviasi warna, serta melakukan koreksi primer sebelum grading kreatif dilakukan oleh Colorist utama. Temuan ini menegaskan bahwa kedisiplinan teknis pada pipeline warna yang dijalankan Assistant Colorist berpengaruh langsung pada keutuhan transmisi makna warna sehingga tanda warna tetap stabil, mudah dibaca, dan selaras dengan bahasa penceritaan visual serial.
Copyrights © 2025