Di Indonesia, utamanya di bagian yang terpelosok, masih banyak peserta didik dengan kepercayaan diri yang rendah. Mereka tidak percaya diri menjawab pertanyaan maupun aktif dalam pembelajaran. Faktor ketidakpercayaan diri ini pun beragam, mulai dari ketidakmampuan guru mendesain pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, maupun pemahaman peserta didik yang kurang. Desain pembelajaran guru juga terkadang tidak disesuaikan dengan usia peserta didik SD, yang berada pada tahap operasional konkret dan membutuhkan media konkret untuk memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media konkret dalam pembelajaran joyful learning untuk meningkatkan kepercayaan diri peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan sampel 40 orang peserta didik kelas tinggi di sekolah dasar negeri di Kota Semarang. Hasil menemukan bahwa telah terjadi peningkatan skor pada seluruh indikator yang diukur. Di masa depan, hasil ini diharapkan dapat digunakan sebagai latar belakang penggunaan media konkret dalam pembelajaran.
Copyrights © 2025