Penelitian ini membahas meningkatnya polarisasi politik di media sosial terlihat semakin jelas seiring dengan peran algoritma digital, penguatan politik identitas, dan menurunnya penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila di ruang digital. Situasi ini mendorong munculnya ujaran kebencian, penyebaran informasi yang menyesatkan, serta pembentukan kelompok dengan pandangan saling bertentangan yang dapat mengancam keutuhan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk-bentuk polarisasi politik di media sosial, menganalisis peran nilai-nilai Pancasila dalam mengatasi fenomena tersebut, serta menyusun strategi revitalisasi Pancasila agar tetap relevan dalam komunikasi digital. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan meninjau jurnal, buku, artikel ilmiah, dan sumber digital terkait. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa nilai-nilai Pancasila berfungsi sebagai pedoman etika digital melalui penguatan sikap toleran, dialog yang sehat dan perilaku bermedia yang bertanggung jawab. Penelitian ini menegaskan bahwa revitalisasi Pancasila melalui literasi digital, pendidikan karakter, kolaborasi lintas sektor, dan keteladanan publik penting untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif, beretika, dan mendukung persatuan bangsa.
Copyrights © 2025