Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen kelas dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani di era Kurikulum Merdeka. Kurikulum baru ini menuntut guru untuk lebih fleksibel, adaptif, dan berfokus pada perkembangan karakter serta kompetensi peserta didik. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi kegiatan pembelajaran, wawancara dengan guru Pendidikan Jasmani, serta dokumentasi perangkat ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Penjas menerapkan berbagai strategi seperti pengaturan ruang belajar yang dinamis, penggunaan instruksi yang sederhana dan berurutan, pembiasaan kedisiplinan melalui aturan yang disepakati bersama, serta penguatan motivasi melalui pendekatan personal. Di era Kurikulum Merdeka, guru juga mengintegrasikan diferensiasi belajar berdasarkan kemampuan motorik dan minat peserta didik. Hambatan yang ditemukan meliputi keterbatasan sarana, kurangnya literasi Kurikulum Merdeka, serta perbedaan karakter peserta didik yang cukup signifikan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa strategi manajemen kelas yang efektif di mata pelajaran Penjas merupakan faktor penting dalam menciptakan pembelajaran yang aman, nyaman, dan bermakna bagi peserta didik.
Copyrights © 2025