Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran vital dalam perekonomian Indonesia, terutama sebagai penyerap tenaga kerja dan kontributor utama Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, UMKM di daerah terpencil seperti Nagari Latang, Sumatera Barat, menghadapi tantangan besar dalam hal pemasaran akibat keterbatasan geografis dan rendahnya literasi digital. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat, dilakukan pendampingan digitalisasi UMKM dengan memanfaatkan platform Google Maps sebagai solusi untuk meningkatkan visibilitas usaha secara daring. Metode yang digunakan mencakup survei awal, sosialisasi digital marketing, pendampingan teknis door to door, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa meskipun hanya satu UMKM yang berhasil terverifikasi di Google Maps (Bengkel Paldi), inisiatif ini berhasil meningkatkan kesadaran digital pelaku usaha lokal. Kendala seperti keterbatasan waktu, akses internet, dan minimnya pengetahuan digital menjadi hambatan utama. Namun demikian, program ini memberikan bukti bahwa digitalisasi UMKM melalui intervensi sederhana dapat menjadi langkah awal yang efektif untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing UMKM pedesaan.
Copyrights © 2025