Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berpikir kritis sebagai kompetensi dasar siswa dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, serta peran efikasi diri sebagai faktor internal yang diduga turut memengaruhi kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 5 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan expost facto, dengan jumlah sampel sebanyak 82 siswa kelas XI SMA Negeri 5 Pekanbaru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket efikasi diri dan angket kemampuan berpikir kritis, kemudian dianalisis melalui uji normalitas, linearitas, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik efikasi diri maupun kemampuan berpikir kritis siswa berada pada kategori tinggi, dan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara efikasi diri terhadap kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, efikasi diri terbukti berkontribusi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, sehingga peningkatan rasa percaya diri perlu menjadi perhatian dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025