Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi organisasi dalam strategi manajemen perpustakaan untuk meningkatkan minat baca siswa di MTsN 2 Medan. Permasalahan utama penelitian ini adalah bagaimana komunikasi antara pustakawan, guru, dan kepala sekolah berlangsung dalam proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta sosialisasi program literasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi dua arah, kolaborasi lintas peran, dan evaluasi berbasis umpan balik berpengaruh langsung terhadap efektivitas program perpustakaan. Kesimpulannya, kualitas komunikasi organisasi menjadi faktor penentu dalam keberhasilan strategi manajemen perpustakaan untuk meningkatkan minat baca siswa.
Copyrights © 2025