Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh jumlah populasi tanaman dan dosis pupuk bokashi, serta interaksinya, terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bit (Beta vulgaris L.). Bit merah memiliki nilai penting sebagai sumber antioksidan dan pewarna alami betasianin, sehingga optimasi budidaya sangat diperlukan. Penelitian dilaksanakan di Deli Serdang, Sumatera Utara, mulai Desember 2024 hingga Februari 2025. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan faktor jumlah tanaman (J1: 30, J2: 25, J3: 20 tanaman/petak) dan dosis bokashi (B0: 0,0, B1: 0,9, B2: 1,8, B3: 2,7 kg/petak). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot umbi, diameter umbi, panjang umbi, dan kadar gula. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jumlah tanaman berpengaruh nyata hanya pada tinggi tanaman umur 2 MST, dengan perlakuan terbaik pada J3 (20 tanaman). Pemberian bokashi dan interaksi kedua faktor tidak berpengaruh nyata pada semua parameter yang diamati.
Copyrights © 2025