Induksi elektromagnetik adalah dasar penting dalam fisika yang menjelaskan bagaimana Gaya Gerak Listrik (GGL) muncul karena perubahan fluks magnetik dalam sebuah kumparan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan antara GGL induksi dengan variasi jumlah lilitan kumparan serta kecepatan magnet dalam pendekatan teoritis dan praktik. Eksperimen ini menggunakan dua kumparan dengan jumlah lilitan berbeda, yaitu 100 dan 200 lilitan, serta tiga variasi kecepatan magnet: 0,10 m/s, 0,20 m/s, dan 0,30 m/s. Pengukuran GGL dilakukan dengan menggunakan multimeter digital, dan hasilnya akan dianalisis melalui rata-rata, deviasi, dan ketidakpastian pengukuran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa GGL induksi bertambah secara linier dengan meningkatnya jumlah lilitan dan kecepatan gerak magnet. Kumparan dengan 200 lilitan menghasilkan GGL hampir dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan kumparan 100 lilitan, sedangkan peningkatan kecepatan magnet meningkatkan GGL dari 20 mV menjadi 60 mV. Ketidakpastian pengukuran bervariasi antara 1,67% sampai 5%, yang menunjukkan bahwa hasil percobaan cukup konsisten meski ada keterbatasan dari alat ukur dan ketidakstabilan gerakan manual. Oleh karena itu, penelitian ini mendukung validitas Hukum Faraday dan menekankan pentingnya kegiatan praktik agar mahasiswa lebih memahami konsep induksi elektromagnetik.
Copyrights © 2025