Budaya lokal adalah sebuah identitas dan juga jati diri masyarakat yang mencerminkan nilai luhur warisan leluhur. Di Jawa, lagu dolanan seperti “Cublak-Cublak Suweng” bukan sebatas berfungsi untuk menjadi hiburan saja, namun pula media pendidikan moral serta pembentukan karakter anak. Namun, pengaruh modernisasi dan budaya global menyebabkan lagu tradisional ini mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis internalisasi nilai budaya dan kearifan lokal dalam lagu “Cublak-Cublak Suweng” di Kecamatan Cepu serta faktor yang mendukung dan menghambatnya. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan pada penelitian ini dan data dikumpulkan melalui teknik wawancara mendalam serta analisis lirik lagu. Penelitian memiliki hasil yaitu lagu ini mengandung nilai kesederhanaan, kejujuran, kerja keras, dan kewaspadaan yang masih relevan dalam pembentukan karakter anak di era modern. Internalisasi nilai tersebut didukung oleh tokoh masyarakat dan pendidik, namun terhambat oleh pengaruh budaya global dan rendahnya minat anak terhadap tradisi lokal.
Copyrights © 2025