Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pemahaman nilai-nilai kebangsaan sejak usia dini. Namun, pembelajaran di kelas III SD Negeri Kawatan masih didominasi metode ceramah sehingga partisipasi siswa dan penguatan nilai belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pembelajaran yang diterapkan guru serta efektivitasnya dalam mendukung pemahaman dan internalisasi nilai Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara semi terstruktur dan observasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah menyusun perencanaan pembelajaran sesuai modul ajar dan menggunakan media visual, namun keterlibatan siswa masih terbatas dan internalisasi nilai belum tampak dalam perilaku sehari-hari. Kombinasi Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PJBL) dinilai lebih relevan untuk meningkatkan keaktifan, kemampuan bernalar, serta penerapan nilai dalam konteks nyata. Sehingga pembelajaran Pendidikan Pancasila perlu diarahkan pada strategi yang lebih interaktif, kontekstual, dan kolaboratif agar lebih bermakna bagi siswa.
Copyrights © 2025