Perkembangan teknologi dan masifnya penggunaan media sosial menjadi tantangan signifikan dalam pembentukan karakter, khususnya nilai tanggung jawab, pada peserta didik Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi yang diterapkan oleh Guru Kelas IV SD Negeri 001 Rambah untuk menanamkan nilai tanggung jawab dalam konteks digital, serta memaknai keberhasilannya sebagai fondasi kewargaan digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan subjek Guru Kelas IV dan peserta didik, melalui teknik pengumpulan data observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Langkah penelitian meliputi reduksi data tematik, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru adalah Holistik-Adaptif, yang memadukan dua pilar utama: 1) Fondasi Konvensional melalui metode Teladan (Modelling the Way) dan Pembiasaan rutin (seperti ketepatan waktu dan penyelesaian tugas) yang didukung penelitian terdahulu mengenai peran guru sebagai panutan (Mahtumah, 2023); dan 2) Adaptasi Inovatif melalui integrasi media digital (video edukasi) dan pembelajaran kontekstual untuk menanamkan etika digital. Strategi adaptif ini krusial untuk mencegah degradasi moral dan perilaku buruk di media sosial (Kartika Putri Sagala, Lamhot Naibaho, & Djoys Anneke Rantung, 2024); (Ananda, 2022). Kesimpulan utama menunjukkan bahwa strategi Holistik-Adaptif ini terbukti efektif, dicerminkan dari teramatinya seluruh indikator perilaku tanggung jawab pada Peserta Didik Kelas IV, termasuk sikap positif dan bertanggung jawab terhadap penggunaan media digital, yang sekaligus menjadi fondasi awal pembentukan Kewargaan Digital peserta didik.
Copyrights © 2025