Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan resiliensi komunitas Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di RW 15 Kelurahan Tanjung Mas yang berhasil mendorong perubahan lingkungan ditengah kompleksitas masalah yang dihadapi. Dengan menggunakan kualitatif deskriptif yang diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap empat partisipan yang aktif dalam KSM dengan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resiliensi komunitas terbentuk melalui empat komponen utama: pengembangan ekonomi berbasis swadaya, modal sosial yang kuat melalui gotong royong dan kohesi warga, sistem informasi dan komunikasi yang terorganisasi, serta kompetensi komunitas yang tercermin dari kepemimpinan lokal, kemampuan adaptasi, dan pembelajaran kolektif. Keberadaan KSM yang mendorong perubahan lingkungan dan sosial. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya peran organisasi lokal dalam memperkuat resiliensi komunitas di tingkat mikro.
Copyrights © 2025