Pelayanan pemadam kebakaran memiliki urgensi tinggi karena berkaitan dengan keselamatan masyarakat. Di Kabupaten Lima Puluh Kota, proses pelaporan insiden masih terkendala keterlambatan informasi, koordinasi yang tidak terpusat, serta minimnya digitalisasi layanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan Sistem Informasi Pemadam Kebakaran Lima Puluh Kota (SIPAKARLIKO) dalam meningkatkan respons pelayanan. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif melalui wawancara dan observasi terhadap pejabat struktural, petugas pemadam, dan masyarakat pelapor. Hasil menunjukkan bahwa SIPAKARLIKO mempercepat pelaporan darurat, memudahkan akses kontak layanan, menyediakan edukasi mitigasi kebakaran, serta mendukung pengelolaan data internal untuk evaluasi kinerja. Kendala yang ditemukan meliputi jaringan internet yang belum merata, keterbatasan sistem, dan adanya laporan palsu. Secara keseluruhan, SIPAKARLIKO terbukti berkontribusi dalam meningkatkan kecepatan, akuntabilitas, dan efektivitas layanan pemadam kebakaran di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Copyrights © 2025