Penelitian ini mengeksplorasi dasar filosofis ilmu sosial melalui lensa fenomenologi, hermeneutika, teori kritis, serta gagasan multikulturalisme. Pendekatan fenomenologi dimanfaatkan untuk menangkap pengalaman pribadi individu di lingkungan sosial, sementara hermeneutika membantu mengurai arti dari teks dan perilaku sosial. Teori kritis menyediakan sudut pandang analitis guna mengkritik kekuatan terselubung dan ideologi yang memengaruhi hubungan sosial. Di sisi lain, multikulturalisme menggarisbawahi nilai keragaman budaya serta interaksi antar-kelompok dalam masyarakat. Metodologi yang diterapkan bersifat kualitatif deskriptif, yang difokuskan pada penggambaran dan analisis mendalam fenomena sosial melalui data non-kuantitatif. Kajian ini menghasilkan wawasan menyeluruh tentang peran filosofi dalam memperkaya studi ilmu sosial, sekaligus mendorong pandangan yang inklusif dan reflektif terhadap perubahan sosial masa kini.
Copyrights © 2025