JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Vol. 9 No. 3 (2025): Desember

Warisan Kolonial Belanda di Desa Pangadegan, Sumedang: Studi Etnografi atas Interaksi Sejarah dan Kearifan

Aris Junaedi (Institut Seni Budaya Indonesia Bandung)
Wanda Listiani (Institut Seni Budaya Indonesia Bandung)
Sri Rustiyanti (Institut Seni Budaya Indonesia Bandung)
Agung Eko Sutrisno (Institut Seni Budaya Indonesia Bandung)



Article Info

Publish Date
18 Dec 2025

Abstract

Artikel ini mengkaji peran masyarakat Buddha dalam memperkuat kebangsaan Indonesia melalui pendekatan studi pustaka. Fokus utama diberikan pada integrasi nilai-nilai Buddhisme dengan tradisi lokal seperti Kejawen, Cit Gwee Pua, dan Syoko, yang merupakan wujud nyata sinkretisme budaya dan agama di tengah masyarakat Indonesia. Melalui analisis terhadap sumber-sumber sejarah, literatur akademik, dan dokumen kebijakan, artikel ini menunjukkan bahwa umat Buddha tidak hanya berperan sebagai komunitas religius minoritas, tetapi juga sebagai agen aktif dalam membangun karakter kebangsaan yang inklusif, toleran, dan berbasis nilai universal seperti metta (cinta kasih), karuṇā (belas kasih), dan upekkhā (keseimbangan batin). Tradisi-tradisi lokal tersebut menjadi media efektif dalam menginternalisasi ajaran Dharma sekaligus menjaga kearifan lokal sebagai bagian dari identitas nasional. Temuan ini memperkuat posisi Buddhisme sebagai bagian tak terpisahkan dari peradaban Nusantara, baik secara historis maupun kontemporer.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jptam

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues ...