Pemerataan fasilitas kesehatan merupakan masalah penting yang berpengaruh terhadap kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Di Kota Binjai, persebaran fasilitas kesehatan diduga belum merata antar kecamatan, sehingga akses masyarakat terhadap layanan kesehatan tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan memetakan sebaran fasilitas kesehatan di Kota Binjai menggunakan ArcGIS berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) dengan metode deskriptif kuantitatif. Data dari Dinas Kesehatan dan BPS diolah untuk analisis sebaran. Hasil menunjukkan fasilitas kesehatan belum merata yakni Binjai Utara terbanyak, Binjai Barat paling sedikit, dan dipengaruhi kepadatan penduduk, ekonomi, dan infrastruktur. SIG efektif untuk mendukung perencanaan pembangunan kesehatan yang lebih merata sesuai SDGs poin ke-3.
Copyrights © 2025