Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh eco-efficiency dan karakteristik komite audit terhadap profitabilitas perusahaan infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2019–2023. Sebanyak 25 perusahaan sektor infrastruktur dipilih melalui purposive sampling, dengan eco-efficiency (ISO 14001), jumlah anggota komite audit, frekuensi rapat, dan background keahlian akuntansi sebagai variabel independen serta Return on Assets (ROA) yaitu indikator profitabilitas sebagai variabel dependen. Analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS 25 dilakukan setelah uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eco-efficiency tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap profitabilitas, jumlah anggota komite audit berpengaruh positif signifikan terhadap profitabilitas, sementara frekuensi rapat dan background keahlian akuntansi komite audit justru berpengaruh negatif signifikan terhadap profitabilitas. Sementara itu, Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas komite audit lebih dipengaruhi oleh struktur keanggotaannya dibandingkan dengan intensitas rapat atau background keahlian akuntansi, serta menunjukkan perlunya integrasi eco-efficiency yang lebih strategis untuk mendukung kinerja keuangan.
Copyrights © 2025