Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan Akun Belajar.id oleh guru dalam pengelolaan data di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali pengalaman langsung guru dan tenaga kependidikan melalui wawancara mendalam serta observasi proses penggunaan akun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akun Belajar.id berperan sebagai identitas digital tunggal (Single Sign-On) yang secara signifikan meningkatkan akurasi, validitas, dan sinkronisasi data dengan berbagai sistem Kemendikbud, termasuk SIM PKB, Ruang GTK, Rapor Pendidikan, serta Dapodik, dengan tingkat sinkronisasi mencapai sekitar 95%. Meskipun demikian, pemanfaatan akun ini masih menghadapi kendala, terutama rendahnya literasi digital sebagian guru yang menyebabkan kesulitan teknis seperti lupa kata sandi dan akun terblokir. Selain itu, keterbatasan kewenangan Dindik dalam melakukan reset atau pemulihan akun akibat kebijakan administrasi terpusat turut memperlambat penanganan masalah teknis di lapangan. Sebagai respons, Dindik Kota Cilegon melakukan sosialisasi intensif dan pelaksanaan Bimtek untuk meningkatkan kesiapan digital guru. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas Akun Belajar.id sangat bergantung pada peningkatan literasi digital pengguna dan dukungan kebijakan yang lebih adaptif di tingkat daerah.
Copyrights © 2025