Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengintegrasikan dua pendekatan fundamental dalam studi perbandingan administrasi negara, yaitu metode induktif dan pendekatan filosofis. Metode induktif digunakan untuk membangun teori berdasarkan data empiris lintas negara, sedangkan pendekatan filosofis menekankan dimensi ontologis, epistemologis, dan normatif yang menjadi dasar dalam memahami realitas administrasi publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode induktif memberikan kerangka empiris untuk memahami variasi sistem birokrasi antarnegara, sementara pendekatan filosofis memperluas ruang refleksi teoritis melalui nilai-nilai kebenaran, keadilan, dan tujuan common good. Integrasi keduanya memperkaya studi administrasi negara karena memungkinkan perpaduan antara validitas empiris dan kedalaman konseptual dalam merumuskan teori dan praktik administrasi publik yang lebih adaptif terhadap konteks sosial-politik.
Copyrights © 2025