Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem administrasi negara Tiongkok dengan menyoroti tiga aspek utama, yaitu dominasi Partai Komunis Tiongkok (PKT), struktur birokrasi yang hierarkis, serta tantangan tata kelola publik dalam sistem politik yang terpusat. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan, penelitian ini menelaah berbagai sumber akademik dan laporan kebijakan terkait reformasi kelembagaan di era Xi Jinping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dominasi politik partai menjadi fondasi utama dalam seluruh proses administrasi negara, di mana partai berperan ganda sebagai pembuat kebijakan dan pengawas pelaksanaannya. Struktur birokrasi yang bersifat meritokratis dan vertikal terbukti mampu meningkatkan efisiensi pelaksanaan kebijakan, namun menghambat akuntabilitas publik dan transparansi. Di sisi lain, tantangan utama tata kelola publik di Tiongkok meliputi lemahnya supremasi hukum, tingginya sentralisasi kekuasaan, dan terbatasnya partisipasi masyarakat. Secara keseluruhan, sistem administrasi negara Tiongkok berhasil menjaga stabilitas politik dan efektivitas pemerintahan, tetapi masih menghadapi kendala dalam mewujudkan tata kelola yang terbuka, adaptif, dan berkeadilan.
Copyrights © 2025