Efikasi diri merupakan keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan mengelola tekanan, sedangkan kecemasan kompetitif adalah respons emosional negatif saat menghadapi pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan kecemasan kompetitif pada atlet pelajar SMA Negeri Keberbakatan Olahraga Flobamora Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Sampel penelitian ini terdiri dari 138 atlet pelajar yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan adalah skala efikasi diri dari Ralf Schwarzer dkk dan SCAT (Sport Competition Anxiety Test) dari Rainer Martens. Uji reliabilitas menunjukkan nilai 0,807 untuk efikasi diri dan 0,829 untuk kecemasan, yang menunjukkan bahwa keduanya reliable. Analisis data menggunakan korelasi Kendall’s Tau menunjukkan nilai r = 0,079 dengan signifikansi p = 0,194 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara efikasi diri dan kecemasan kompetitif. Temuan ini menunjukkan bahwa kecemasan saat bertanding tidak dipengaruhi secara langsung oleh efikasi diri, dan kemungkinan dipengaruhi oleh faktor lain seperti tekanan eksternal, pengalaman bertanding, atau strategi coping individu. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan studi lanjutan yang melibatkan variabel mediasi atau moderasi untuk memahami dinamika psikologis atlet dalam menghadapi kompetisi.
Copyrights © 2025